Sinopsis
Digitalisasi bukan hanya instrumen tambahan bagi Profesi Public Relations (PR), tetapi telah menjadi DNA baru dalam praktik kehumasan modern. e-PR 21 tidak sekadar menawarkan konsepsi teoritis, tetapi juga mendedah secara kritis bagaimana teknologi mengonstruksi ulang cara kita menata relasi dengan publik, mengelola reputasi organisasi, serta membingkai narasi dalam ekosistem komunikasi yang semakin kompleks dan hiperrealitas.
Keberadaan kecerdasan buatan (AI), chatbot, big data, dan analisis data digital mengharuskan Public Relations untuk bertransformasi dari sekadar pengelola citra menjadi kurator narasi publik berbasis analisis yang prediktif. Kompetensi komunikasi yang sebelumnya berbasis intuisi kini harus diperkaya dengan peenguasaan algoritma dan data-driven decision making.
Dalam buku ini, dibahas secara komprehensif mengenai konstruksi reputasi online dengan membangun website, mengelola media sosial, optimalisasi konten digital, digital marketing PR, metrik dan analisis data, media online relations, tren otomasi dan pemanfaatan AI, mengelola krisis digital, etika dan tantangan masa depan e-PR.