Dikirim 2-5 hari berikutnya SETELAH pembayaran diterima. (Senin s/d Jumat, kecuali hari libur)
Sinopsis
Quasi-Qualitative sebagai prosedur penelitian menawarkan alternatif yang menarik dan kompleks dalam dunia metodologi penelitian. Pendekatan ini menggabungkan elemen-elemen teoretis dari penelitian kuantitatif dan elemen-elemen data dan analisis kualitatif, meskipun tidak sepenuhnya mencampurkan keduanya. Quasi-Qualitative berfungsi sebagai jembatan yang memungkinkan peneliti untuk memulai dari kerangka teori yang ada dan kemudian menggali data fenomena secara mendalam, tanpa sepenuhnya mengabaikan aspek kuantitatif yang relevan.
Buku ini memandu pembaca menyusuri lanskap filsafat ilmu yang kompleks, penuh dengan perdebatan dan dinamika intelektual antara paradigma positivisme, postpositivisme, fenomenologi, hingga naturalisme. Dari bagian ke bagian, penulis merajut narasi yang tidak hanya menjelaskan konsep-konsep tersebut secara teoretis, tetapi juga mengontekstualisasikannya dalam praktik penelitian ilmiah kontemporer dan pengalaman di lapangan. Buku merupakan sumbangan penting dalam literatur metodologi, khususnya dalam menjawab kebutuhan akan pendekatan lintas metode yang tidak hanya pragmatis, tetapi juga berbasis teori dan refleksi epistemologis.
BAGIAN 1 PARADIGMA POSTPOSITIVISME 1
1.1 Pendahuluan ..1
1.2 Tokoh Penting Postpositivisme 3
1.3 Asumsi Dasar Postpositivisme . 5
1.4 Postpositivisme sebagai Awal Postmodernisme: Kritik Terhadap Positivisme 10
1.5 Implikasi Postpositivisme dalam Ilmu Pengetahuan Modern .19
1.6 Hubungan antara Postpositivisme dan Postmodernisme .. 20
1.7 Postpositivisme: Kritik dan Transformasi 21
1.8 Kar akteristik Postpositivisme dan Relevansinya ..24
1.9 Tantangan dari Postmodernisme .25
1.10 Masa Depan Postpositivisme: Adaptasi atau Transformasi ..26
1.11 Postpositivisme: Sosok Paradigma Tengah 27
1.12 Kritik Terhadap Postpositivisme . 30
1.13 Posisi Postpositivisme pada Quasi-Qualitative dan Kualitatif Naturalistik. . 30
1.14 Fenomenologi dan Menangguhkan Teori di Awal Penelitian.32
1.15 Perbedaan Utama antara Postpositivisme dan Fenomenologi 32
1.16 Kontribusi Postpositivisme Terhadap Prosedur Quasi-Qualitative 33
BAGIAN 2 PARADIGMA NATURALISME 35
2.1 Paradigma Naturalism: Definisi dan Penjelasan .35
2.2 Paradigma Naturalism: Sejarah dan Perkembangan . 40
2.3 Prinsip Dasar Paradigma Naturalisme 43
2.4 Metodologi Paradigma Naturalisme..46
2.5 Kritik dan Kontroversi pada Paradigma Naturalisme .50
2.6 Aplikasi Praktis Paradigma Naturalisme ..52
2.7 Perubahan Paradigma Naturalisme ..55
BAGIAN 3 PERDEBATAN POSTPOSITIVISME DAN NATURALISTIK 59
3.1 Naturalisme, Etnografi, dan Fenomenologi: Paradoks Paradigmatik 59
3.2 Mengatasi Kebingungan: Pendekatan yang Fleksibel .82
3.3 Menggunakan Pendekatan Pragmatik .82
3.4 Menggunakan Uji Keabsahan dan Triangulasi untuk Mengurangi Bias ..83
3.5 Menyusun Kerangka Konseptual yang Fleksibel .84
BAGIAN 4 ONTOLOGI QUASI-QUALITATIVE 87
4.1 Memahami Ragam Prosedur Kualitatif . 87
4.2 Mengapa Prosedur Quasi-Qualitative .95
4.3 Hubungan Quasi-Qualitative dan Naturalism 100
4.4 Perkembangan Metodologi Penelitian di Dunia .. 108
5.1 Prosedur Quasi-Qualitative 117
5.2 Karakteristik Prosedur Quasi-Qualitative 118
5.3 Perbedaan antara Kualitatif, Kuantitatif, dan Quasi-Qualitative .119
5.4 Mengapa Menggunakan Kata “Quasi” .124
5.5 Paradigma dan Epistemologi Quasi-Qualitative . 127
5.6 Prosedur Quasi-Qualitative di Antara Positivisme dan Interpretivisme .134
5.7 Sejarah dan Perkembangan Prosedur Quasi-Qualitative 137
5.8 Prosedur Quasi-Qualitative: Sebagai Kritik Terhadap Pendekatan Tradisional .. 139
5.9 Peran Prosedur Quasi-Qualitative dalam Ilmu Sosial dan Humaniora .142
5.10 Hubungan Quasi-Qualitative dan Naturalisme ..145
BAGIAN 6 QUASI-QUALITATIVE DAN BERBAGAI PROSEDUR POSTPOSITIVISME 149
6.1 Desain Prosedur Quasi-Qualitative 149
6.2 Studi Kasus Quasi-Qualitative 172
6.3 Desain Eksperimen Eksploratif-Kualitatif .178
6.4 Explorative Mixed Methods ..181
6.5 Case Study Quasi-Experiential . 193
6.6 Design Phenomenological Quasi-Experimental 208
6.7 Design Action Research Quasi-Experimental .214
6.8 Desain Longitudinal Quasi-Qualitative (LQQ) .221
6.9 Desain Narrative Inquiry Quasi-Qualitative (NIQQ) . 234
6.10 Uji Keabsahan dan Kredibilitas Data dalam Prosedur Postpositivisme 250
6.11 Peran Kodifikasi dalam Interpretasi Data Postpositivisme .. 254
6.12 Triangulasi dalam Prosedur Quasi-Qualitative 257
6.13 Uji Keabsahan dan Keraguan Terhadap Penelitian Kualitatif . 259
BAGIAN 7 APLIKASI QUASI-QUALITATIVE DAN IMPLEMENTASI DI BERBAGAI BIDANG ILMU 263
7.1 Quasi-Qualitative untuk Ilmu Sosial . 263
7.2 Implikasi Quasi-Qualitative pada Ilmu Eksakta 275
7.3 Implikasi dan Pentingnya Prosedur Quasi-Qualitative . 277
BAGIAN 8 TANTANGAN DAN KRITIK TERHADAP QUASI-QUALITATIVE 279
8.1 Tantangan di Era Postmodern dan Postcritical .279
8.2 Tantangan Spesifik Prosedur Quasi-Qualitative 283
8.3 Peran Peneliti Quasi-Qualitative 284
8.4 Kritik (Filsafat) Fenomenologi Terhadap Prosedur Quasi-Qualitative 285
8.5 Kritik dari Pendekatan Kuantitatif Terhadap Quasi-Qualitative .288
8.6 Menanggapi Kritik: Justifikasi Ilmiah .. 291
8.7 Etika dalam Prosedur Quasi-Qualitative . 293
BAGIAN 9 LAPORAN PROSEDUR QUASI-QUALITATIVE DAN POSTPOSITIVISME LAIN 301
9.1 Substansi Laporan Penelitian . 301
9.2 Desain Bukan Laporan Penelitian 303
9.3 Jenis Laporan dalam Prosedur Quasi-Qualitative 306
9.4 Laporan Studi Kasus Quasi-Qualitative .321
9.5 Laporan Desain Eksperimen Eksploratif-Kualitatif .. 323
9.6 Laporan Explorative Mixed Methods 326
9.7 Laporan Case Study Quasi-Experiential 328
9.8 Laporan Phenomenological Quasi-Experimental .331
9.9 Laporan Action Research Quasi-Experimental . 333
9.10 Laporan Longitudinal Quasi-Qualitative (LQQ). 336
9.11 Laporan Narrative Inquiry Quasi-Qualitative (NIQQ) .. 339
BAGIAN 10 MASA DEPAN QUASI-QUALITATIVE 347
10.1 Masa Depan Quasi-Qualitative: Perspektif Postmodern dan Postcritical .347
10.2 Evolusi dan Tren Masa Depan ..351
10.3 Peran AI dan Big Data dalam Analisis Kuantitatif-Kualitatif .. 353
10.4 Interdisiplinaritas dan Kolaborasi Metode dalam Prosedur Quasi-Qualitative .. 355
10.5 Menjawab Kebutuhan Akademik dan Praktis .. 358
10.6 Masa Depan Penelitian Semakin Fleksibel ..360
10.7 Integrasi Teknologi dan Metode Digital . 361
10.8 Peningkatan Aksesibilitas dan Kolaborasi Lintas Disiplin . 362
10.9 Transisi dari Kuantitatif ke Kualitatif dalam Penelitian.. 363
10.10 Perubahan Epistemologi dan Perkembangan Paradigma .. 363
10.11 Pergeseran Metodologi dalam Penelitian . 364
10.12 Implikasi Akademik dan Praktis .. 364
BAGIAN 11 PENUTUP