
Prof. Dr. Burhan Bungin, B.Sc., S.Sos., M.Si., Ph.D., CIQaR., CIQnR, lahir di Banda Neira, Maluku Tengah, 120 mil dari kota Ambon, dan diberi nama Muhammad Burhan Bungin oleh orangtuanya pasangan B. Bungin dan Aisyah Bungin. Lahir pada 22 Agustus 1959 di Banda Neira, Maluku Tengah, ia menempuh pendidikan dasar dan menengah di Madrasah Al-Hilaal Banda Neira, kemudian melanjutkan ke Universitas Muhammadiyah Malang hingga meraih gelar Sarjana Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Ia menyelesaikan magister dan doktor di Universitas Airlangga Surabaya dengan konsentrasi studi media dan komunikasi.
Burhan Bungin dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Sosiologi Komunikasi di FISIP Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Ia juga pernah mengajar di berbagai perguruan tinggi, termasuk Universitas Ciputra. Sebagai penulis produktif, ia menghasilkan banyak buku referensi yang menjadi pegangan mahasiswa dan peneliti, di antaranya Penelitian Kualitatif, Metodologi Penelitian Kuantitatif, Sosiologi Komunikasi, Analisis Data Penelitian Kualitatif, dan Konstruksi Sosial Media Massa.
Selain sebagai Guru Besar Sosiologi Komunikasi, dan pakar metodologi penelitian, Burhan Bungin juga dikenal sebagai aktivis NGO sejak tahun 1986. Saat itu ia juga aktif sebagai peneliti dan konsultan di berbagai NGO yang didirikan bersama koleganya, seperti The BuBu Center, Yayasan Lembaga Studi Konstruksi Sosial, Yayasan Indonesia untuk Pengembangan Kepariwisataan (Yayasan Intaan), Yayasan Tifa Pendidikan Umat, Institute for Mass Media and Advertising Watch, menjadi Konsultan Social Construction of Mass Media, Media Image dan Perencanaan Media, Lembaga Kajian Quantum seperti Lembaga Kajian Anak dan Perempuan, Lembaga Kajian Otonomi Daerah, LembagaKajian Demokrasi dan HAM, Lembaga Kajian Sumber daya Manusia, Lembaga Kajian dan Pengembangan Media. Penulis juga menyempatkan diri sebagai Konsultan NGO serta aktif sebagai instruktursenior di berbagai NGO di Indonesia.
Saat ini ia juga menjadi Ketua Umum Indonesian Qualitative Research Association (IQRA), Pendiri Indonesian Researcher Association (IRA), sebagai Penasihat pada PT Metiri Aromata Tifa Nusantara. Salah satu Pendiri Gavernment Public Relation (GPR) Indonesia; juga sebagai salah satu pendiri Pusat Kajian Komunikasi dan Kebijakan Publik (PK3P). Sejak tahun 2018, menjadi dosen tetap dan Dekan Fakutas Ilmu Komunikasi dan Bisnis Media (FIKOM) Universitas Ciputra.
Karya-karyanya banyak membahas paradigma penelitian, analisis data kualitatif-kuantitatif, serta dinamika media dan masyarakat. Melalui tulisan dan pengajarannya, Burhan Bungin memberikan kontribusi besar dalam pengembangan ilmu komunikasi dan metodologi penelitian sosial di Indonesia.