Semakin lama kota-kota di Indonesia semakin tidak nyaman untuk dihuni, tidak indah dipandang, dan kehilangan jati diri atau identitas. Padahal sebagai ‘a social work of art’ setiap kota harus menyuguhkan kepribadian, karakter, keunikan masing-masing yang tidak dimiliki kota-kota lain. Buku ini mencoba mengungkap mulai dari berbagai masalah penataan ruang perkotaan saat ini, sampai dengan perancangan kawasan dan konservasi warisan budaya perkotaan di masa depan.
Yang menarik dalam buku ini adalah bagaimana penulis memberikan fenomena-fenomena dampak dari penataan ruang yang sudah terjadi. Sehingga pembaca selain mendapatkan ilmu secara teori juga mnedapatkan pandangan bagaimana mengkritisi kondisi yang ada.