Belbuk.comtoko buku onlineBuku Original021-4202857
Cara PembelianTestimoniPusat BantuanTentang KamiHubungi Kami
Buku    Sejarah, Budaya & Filsafat    Filsafat

Dari Mao ke Marcuse: Percikan Filsafat Marxis Pasca-Lenin

Berat 0.52
Tahun 2025
Halaman 404
ISBN 9786020334585
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Sinopsis          Buku Sejenis
 
Harga: Rp129.000
Tersedia:
Dikirim 2-5 hari berikutnya SETELAH pembayaran diterima. (Senin s/d Jumat, kecuali hari libur)

Sinopsis

Inilah buku ketiga dan terakhir dari buku-buku Prof. Dr. Franz Magnis-Suseno, SJ yang memperkenalkan pemikiran Karl Marx dan pengaruhnya yang sedemikian dahsyat. Dalam Pemikiran Karl Marx: Dari Sosialisme Utopis ke Perselisihan Revisionisme (1991), ia menjelaskan pokok-pokok pikiran Marx dan perkembangan Marxisme sampai sebelum Lenin. Sementara dalam buku kedua, Dalam Bayang- Bayang Lenin: Enam Pemikir Marxisme dari Lenin sampai Tan Malaka (2003), ia memaparkan pikiran utama tokoh-tokoh yang telah mengubah Marxisme dari sebuah teori menjadi gerakan politik internasional, yang dengan nama komunisme pernah menguasai hingga sepertiga umat manusia.

Dalam buku ketiga ini, Dari Mao ke Marcuse: Percikan Filsafat Marxis Pasca-Lenin, ia menjabarkan perkembangan teori-teori Marxis mulai dari Karl Marx hingga paruh kedua abad ke-20. Ia mengulas pokok-pokok pikiran tokoh-tokoh seperti Mao Zedong, Ernst Bloch, Karel Kosík, Horkheimer & Adorno, Herbert Marcuse hingga munculnya gerakan Kiri Baru.

***

"Karl Marx, apalagi Lenin, tidak memahami diri mereka sekadar sebagai pemikir yang pantas didiskusikan dalam rangka sejarah filsafat, melainkan sebagai pendorong praksis revolusioner. Maka, mereka tidak dapat dibaca secara netral dari perspektif pengamat yang tak terlibat. Para tokoh Marxis sendiri selalu bersikap kritis dan mengambil sikap, dengan hati yang terlibat dalam usaha menciptakan masyarakat yang benar. Saya pun bukan seorang penulis yang netral. Saya berusaha memaparkan masing-masing pikiran seobjektif mungkin, tetapi saya berpendapat bahwa menyikapi pikiran adalah bagian dari tuntutan kejujuran. Karena itu, saya tidak menyembunyikan sikap saya."
(Kembali Ke Atas)
Advertisement:

Ulasan

UserUser, 10/05/2020
Rating: 5 dari 5 Bintang!
Orang mungkin akan berpandangan bahwa Romo Magnis sedang menyebarkan paham marxisme, padahal jika kita baca dan telaah bahwa banyak kritik yang disampaikan oleh Romo pada paham tersebut.
Apakah ulasan ini membantu?
Ya
   
Tidak
(Kembali Ke Atas)
(Kembali Ke Atas)