Sinopsis
Di Indonesia, Anthony Giddens lebih dikenal lewat pamfletnya, The Third Way, daripada lewat karya teoretiknya, The Constitution of Society
(1984). Bila gagasan tentang ‘Jalan Ketiga’ adalah hilir, judul yang
terakhir disebut merupakan hulu dalam perjalanan intelektual Giddens.
Buku kecil ini mengantar kita pada pokok-pokok pemikiran Giddens, yang
bukan hanya penting bagi teori-teori ilmu sosial, tetapi juga berbagai
praktik ekonomi, kebudayaan, tata negara, hukum, bahkan psikologi.
Giddens dipandang sebagai pelopor dalam analisis yang mengatasi
dikotomi antara ‘pelaku’ (agency) dan ‘struktur’ (structure). Sintesa
teoretisnya disebut ‘teori strukturasi’ (structuration theory). Dalam bidang
tata negara, pemikiran Giddens berpengaruh luas pada perkembangan
New Labour di Inggris, dan juga partai-partai demokrasi sosial di berbagai
negara. Giddens juga terlibat dalam jaringan “The Third Way Think-Tank”
yang menghubungkan kelompok baru demokrat-sosialis di Eropa dan
Amerika.
***
B. Herry-Priyono, belajar filsafat, sosiologi, dan ekonomi-politik sampai tingkat PhD. Ia alumnus London School of Economics (LSE), Inggris, di mana Giddens menjadi rektor. Sekarang bekerja sebagai peneliti, dan pengajar pada Program Pascasarjana Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara, Jakarta.