Belbuk.comtoko buku onlineBuku Original021-4202857
Cara PembelianTestimoniPusat BantuanTentang KamiHubungi Kami
Buku    Sosial & Politik    Sosial

Agama dan Konflik Sosial

Berat 0.47
Tahun 2015
Halaman 376
ISBN 9789790765290
Penerbit Pustaka Setia
Sinopsis       Buku Sejenis
 
Harga: Rp60.000
Tersedia:
Dikirim 2-5 hari berikutnya SETELAH pembayaran diterima. (Senin s/d Jumat, kecuali hari libur)

Pelanggan yang Membeli Buku Ini Juga Membeli Buku Berikut:

Teori Negara Hukum Modern (Rechtstaat)
Munir Fuady
Rp60.000
Agama dan Fenomena Sosial: Buku Ajar Sosiologi Agama
Bustanuddin Agus
Rp50.000
Konflik dan Manajemen Konflik: Teori, Aplikasi, dan Penelitian
Wirawan
Rp107.900
Filsafat Dakwah
Abdul Basit
Rp85.000
Lainnya+   

Sinopsis

Ajaran agama memiliki pengaruh yang besar dalam menyatukan persepsi kehidupan masyarakat tentang  harapan hidup sebagai salah satu arah kehidupan  sosial yang proses pemolaannya lebih sistematis dan mendarah daging. Dalam pemolaan perilaku sosial agama memasuki hati nurani manusia sehingga akal pikiran utama mencari makna hidup
belum sempurna apabila substansi ajaran agama tidak dijadikan rujukan terpenting secara epistemologis ataupun aksiologis.
Pada pihak lain, keberagamaan selalu melibatkan emosi ideologis dan ideologi yang merangsang kebangkitan emosional sehingga tidak jarang keberagamaan dengan emosionalitas penganutnya menumbuhkan dan menguatkan sikap fanatik dalam beragama. Akan tetapi, sikap fanatik dalam beragama merupakan keharusan bagi umatnya dalam meningkatkan keyakinan terhadap agamanya yang dipeluk oleh masing-masing penganut agama. Hanya dalam realitas sosial, fanatisme beragama “banyak:” yang bukan pada agamanya, melainkan pada organisasi keagamaan, para tokoh atau kiai, imam mazhab yang dianut, dan pada alirannya masing-masing. Dengan keadaan demikian, karena masing-masing pemeluk agama mempertahankan fanatismenya secara eksklusif, tidak jarang timbul konflik antarumat beragama. Bahkan, sejak masa Khalifah Utsman bin Affan dan Khalifah Ali bin Abi Thalib, konflik telah menimbulkan perpecahan, bahkan peperangan. Saling mengafirkan, menghujat, bahkan membunuh sesama Muslim. Sebagaimana kepada Hasan dan Husen, cucu Rasulullah SAW., konflik yang akut telah membuat orang Muslim tega menghabisinya dengan cara sadis.
Dengan keadaan demikian, latar belakang timbulnya konflik karena latar belakang agama dan keberagamaan cukup menjadi soroton para peneliti, lembaga swadaya masyarakat, dan organisasi keagamaan. Sebagaimana buku ini yang menguraikan agama, keberagamaan, dan konflik sosial. Bagaimana ketiga hal itu dapat dianggap saling berkaitan? Tentu, dengan menyimak buku ini secara komprehensif dan kontemplatif, kita akan menemukan jawabannya secara ilmiah karena buku ini dibuat berdasarkan hasil penelitian. Kemudian, mengingat terdapat mata kuliah Sosiologi Agama, buku ini diterbitkan setelah sistem pembahasannya mengacu pada mata kuliah Agam dan Konflik Sosial. Oleh karena itu, mahasiswa sangat membutuhkan dan menyambut kehadiran buku ini.
(Kembali Ke Atas)
(Kembali Ke Atas)