Sinopsis
Bangsa-bangsa di Asia Tenggara telah ditakdirkan sebagai plural-societies, yaitu bangsa pluralistik yang terdiri atas beragam suku bangsa/etnis, ras, budaya, agama, dan adat-istiadat. Di satu sisi, pluralitas ini merupakan kekayaan, tetapi di sisi lain, ia dapat pula menjadi suatu ancaman yang tak jarang menimbulkan potensi konflik sosial yang dapat mengancam integrasi sosial. Buku ini mencoba menjelaskan sekitar ethno-religious conflicts, penyebab-penyebabnya, dan menelusuri sejauh mana fungsi dan peranan ASEAN dalam merekonsiliasi dan meresolusi konflik etno-religius yang terjadi di Asia Tenggara. Buku ini tidak lain merupakan suatu bentuk respons akademik untuk melihat fenomena konflik sosial dan agama di Asia Tenggara.
Buku ini dapat diposisikan sebagai “pengingat dini” (early warning points) bagi pembaca, akademisi, ataupun pihak lainnya, akan pentingnya memelihara “kekayaan” dari suatu masyarakat pluralistik yang dimiliki negara-negara ASEAN.
Daftar Isi
Bab 1 PENDAHULUAN 1
Pluralitas dan Konflik Etno-religius 2
Bab 2 Konflik Etnis dan Agama dalam Perspektif Teoretis 7
Konflik Sosial-Etnis 11
Konflik Sosial-Agama 18
Diskriminasi 22
Konflik Etno-religius dan Peranan ASEAN 30
Bab 3 KONFLIK ETNO-RELIGIUS DI ASIA TENGGARA 33
Konflik Etnis-Agama di Asia Tenggara 34
Faktor Pendorong Konflik Etnis-Agama di Indonesia 46
Konflik Etnis-Agama: Kasus Rohingya, Myanmar 92
Konflik Etnis-Agama: Kasus Filipina 112
Konflik Etnis-Agama: Pattani, Thailand Selatan 125
Konflik Etnis-Agama: Malaysia 148
Pembahasan dan Implikasi 160
Bab 4 Konflik Etno-Religius dan Peran ASEAN 171
ASEAN dan Resolusi Konflik Kawasan 173 konflik etno-religius di asia tenggara
ASEAN dan Resolusi Konflik Etnis-Agama 175
Kasus: Konflik Etnis-Agama di Mindanao, Filipina 180
Kasus: Konflik Etnis-Agama di Rohingya, Myanmar