Belbuk.comtoko buku onlineBuku Original021-4202857
Cara PembelianTestimoniPusat BantuanTentang KamiHubungi Kami
Buku    Hukum    Ilmu Hukum

Penuntutan Dalam Praktek Peradilan

Oleh Suharto
Berat 0.35
Tahun 2006
Halaman 346
Penerbit Sinar Grafika
Sinopsis      Daftar Isi          Buku Sejenis
 
Stok Sedang Kosong
Stok Buku sedang kosong. Apakah Anda ingin diberitahu pada saat stok sudah tersedia?
3

Pelanggan yang Membeli Buku Ini Juga Membeli Buku Berikut:

Hukum Acara Pidana Indonesia (Edisi 2)
Andi Hamzah
Rp103.000
Asas-Teori-Praktik: Hukum Pidana
Leden Marpaung
Rp60.000
Teori dan Hukum Konstitusi
Dahlan Thaib
Rp64.000
Delik-Delik Tertentu (Speciale Delicten) Di Dalam KUHP (Edisi 2)
Andi Hamzah
Rp121.000
Lainnya+   

Sinopsis

Untuk menyiapkan tugas praktek di peradilan bagi para calon Jaksa/penuntut umum perlu diberikan pengetahuan yang praktis, dalam usaha untuk memberi pelajaran secara praktis dan mendalam agar pelajaran dapat mudah dipahami oleh para siswa yag eblum berpengalaman dalam praktek maka perlu disusun buku pedoman khususnya dalam mata pelajaran penuntutan.

mata pelajaran penuntutan dalam kurikulum pendidikan pembetukan jaksa masuk kelompok pembekalan piranti dan teknologi yang merupakan pelajaran inti, karena penuntutan adalah merupakan tugas pokok dari jaksa/penuntut umum yang diatur dalam pasal 1 angka 6b, angka 7 KUHAP dan pasal 27 ayat (1) a Undang-Undang.

(Kembali Ke Atas)
Advertisement:

Daftar Isi

BAB I MAKSUD DAN TUJUAN TINDAKAN PENUNTUTAN
1. Maksud Tindakan Penuntutan
a. Perkara Pidana
b. Melimpahkan Perkara
c. Mempersiapkan Tindakan Penuntutan
d. Melaksanakan Penututan di Sidang Pengadilan
2. Tujuan Tindakan Penuntutan

BAB 2 TUGAS PENUNTUT UMUM DALAM PRAPENUNTUTAN
1. Penyerahan Berkas Perkara Tahap Pertama
a. Kelengkapan Formil
b.

BAB 3 MEMBUAT SURAT DAKWAAN
1. Sejarah Pembuatan Surat Dakwaan
a. Masa Berlakunya Reglemen Indonesia yang Diperbarui (Het Herziene Inlandsch Reglement) S. 19941 No. 44
b. Masa Beralkunya UU No. 15 Th. 1961 tentang Ketentuan Pokok Kejaksaan Republik Indonesia
c. Masa Berlakunya UU No. 8 Tahun 1981
2. Fungsi Surat Dakwaan
3. Membuat Surat Dakwaan
a. dasar Membuat Surat Dakwaan
b. Syarat Membuat Surat Dakwaan

BAB 4 BENTUK SURAT DAKWAAN
1. Surat Dakwaan Berbrntuk Tunggal
2. Surat Dakwaan Berbentuk Berlapis
3. Surat Dakwaan Berbentuk Alternatif
4. Surat Dakwaan Berbentuk Komulatif
a. Surat Dakwaan Komiulatif Atas Tindakan Pidana Perbarengan yang Berbentuk Konkursus Pidana
b. Surat Dakwaan Komulatif Atas Tindak Pidana Perbarengan yang Berbentuk Konkursus Realis
5. Surat Dakwaan Bernetuk gabungan (Kombinasi)
6. Surat Dakwaan Atas Tindak Pidana yang Terdapat Perbedaan Wewenag yang Menyidik
a. UU No. 8 Tahun 1981
b. Pelaksanaan Kitab UU Hukum Acara Pidana
7. Surat Dakwaan Atas Suatu Perkara yang terdapat Dua tindak Pidana yang Berbeda Kekuasaan Mengadili

BAB 5 MELIMPAHKAN BERKAS PERKARA PIDANA KE PENGADILAN
1. Acara Pemeriksaan Biasa
a. Perubahan Surat Dakwaan
b. Acara Pemeriksaan
c. Keberatan Terdakwa atau Penasihat Hukum
d. Proses Pemeriksaan di Sidang Pengadilan
e. Asas Pemeriksaan dalam Sidang
f. Teknik Pembuktian
g. Alat Bukti
h. tuntutan Pidana
i. Pembelaan Terdakwa/Penasihat Hukum (Pledoi)
j. Replik
k. Duplik
2. Acara Pemeriksaan Singkat
a. Prosedur Pemeriksaan dengan Acara Singkat
3. acara Pemeriksaan Cepat
a. Acara Pemeriksaaan Perkara Tindak Pidana Ringan
b. acara Pemeriksaan Perkara Pelanggaran Lalu Lintas Jalan

LAMPIRAN
Lampiran I : Perkara Pidana dengan Dakwaan
Lampiran II : Perkara Pidana dengan Dakwaan Berlapis
Lampiran III : Perkara Tindak Pidana Khusus

DAFTAR KEPUSTAKAAN
RIWAYAT HIDUP PENULIS

(Kembali Ke Atas)
(Kembali Ke Atas)