| Tweet |
|
|
||||||||||||||||||||||||
Apa yang menambah kilauan dan jiwa ke dalam kampanye public relations yang terencana dan terimplementasi dengan baik? Jawabannya adalah faktor ‘ah’: ketajaman kreatif yang sederhana namun unik dan menggugah. Kreativitas bukanlah karunia yang dimiliki seseorang dan tidak dipunyai orang lain—kreativitas adalah sebuah proses yang bisa dipahami dan dipraktikan. Input kreatif tidak terelakkan dibutuhkan oleh praktisi PR, namun mereka kurang memahami mekanisme dari proses-proses yang terlibat. Kreativitas dalam Public Relations adalah sebuah buku unik yang berupaya mengatasi situasi ini dan menguraikan :
- lima ‘I’ dari proses kreatif;
- teknik-teknik perangsangan ide;
- brainstorming;
- teknik-teknik evaluasi ide;
- hambatan-hambatan pada kreativitas;
- individu kreatif;
- organisasi kreatif.
Edisi kedua yang telah diperbaharui secara penuh ini menawarkan contoh-contoh praktis dan didasarkan pada riset-riset yang telah dilakukan para pelaku industri PR yang dipandang ‘kreatif’ oleh kolega-kolega mereka. Pembaca dibimbing untuk menggunakan dan mengelola beragam teknik, tip-tip penciptaan ide kreatif, dan lima ‘I’ dari proses kreatif: informasi, inkubasi, iluminasi, integrasi, dan ilustrasi. Dengan memaparkan definisi dari ‘kreativitas’ secara jelas, edisi kedua ini akan membantu praktisi-praktisi PR dan pembaca umum untuk memahami proses kreatif dan memanfaatkan proses ini dengan lebih efektif di tempat kerja.
Freddy Rangkuti | Mahmudi | Andi Fachruddin | Chris Rowley | Bambang Heru Purwanto |
Riwayat Penelusuran Anda (3 Produk Terakhir yang Baru Anda Lihat) | Bersihkan Riwayat | |||
Jangan Tampilkan Lagi |
||||