Dikirim 2-5 hari berikutnya SETELAH pembayaran diterima. (Senin s/d Jumat, kecuali hari libur)
Sinopsis
Transformasi digital yang terjadi selama dua dekade terakhir telah mengubah cara masyarakat berkomunikasi secara drastis. Teknologi internet dan media digital memungkinkan informasi tersebar lebih cepat dan interaksi menjadi lebih mudah diakses dalam skala global. Perubahan ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga sosiokultural, memengaruhi norma dan nilai sosial dalam masyarakat. Era digital memperkenalkan tantangan dan dinamika baru dalam cara individu dan kelompok membangun relasi, merespons isu, dan berpartisipasi dalam masyarakat digital, yang semakin mendorong perlunya kajian khusus dalam sosiologi komunikasi digital.
Di tengah gelombang transformasi digital yang terus bergulir, hadirnya buku ini menjadi suatu kebutuhan yang sangat relevan. Era digital tidak hanya mengubah cara kita berinteraksi, tetapi juga membentuk ulang seluruh tatanan sosial, budaya, dan ekonomi yang ada. Dalam konteks inilah, sosiologi komunikasi digital lahir sebagai disiplin ilmu yang penting untuk dipahami. Buku ini bertujuan untuk menjelaskan secara mendalam dinamika komunikasi dalam ranah digital, serta implikasi-implikasi yang ditimbulkannya bagi individu dan masyarakat secara keseluruhan. Selamat membaca.
PENDAHULUAN 1
1.1 Pengantar Sosiologi Komunikasi Digital 1
1.1.1 Era Transformasi Digital dan Pengaruhnya pada Interaksi Sosial 1
1.1.2 Tantangan Privasi dan Pengawasan Digital 2
1.1.3 Relevansi Mempelajari Sosiologi Komunikasi Digital Saat Ini 3
1.1.4 Memahami Etika dan Regulasi di Dunia Digital 5
1.2 Evolusi Komunikasi: Dari Komunikasi Tradisional ke Digital 9
1.2.1 Komunikasi Tradisional : Ciri dan Tantangan 9
1.3 Komunikasi Digital: Definisi dan Karakteristik Utama 13
1.3.1 Karakteristik Utama Komunikasi Digital 14
1.3.2 Tantangan dalam Komunikasi Digital 16
1.4 Transformasi Sosial akibat Perkembangan Teknologi Media Komunikasi 17
1.4.1 Perubahan dalam Interaksi Sosial 18
1.4.2 Peningkatan Keterlibatan dan Partisipasi Sosial 19
1.4.3 Pembentukan Identitas Digital dan Budaya Global 19
1.4.4 Dampak Ekonomi dan Pekerjaan 20
1.4.5 Tantangan Etika dan Privasi 20
1.5 Metodologi Penelitian dalam Sosiologi Komunikasi Digital 21
1.5.1 Metode Kualitatif dan Kuantitatif 21
1.6 Pendekatan Khusus dalam Sosiologi Komunikasi Digital 24
1.7 Etika Penelitian di Era Digital 29
1.7.1 Etika Penelitian Digital 29
1.7.2 Perlindungan Privasi 29
1.7.3 Informed Consent 29
1.7.4 Transparansi dan Keterbukaan 30
1.7.5 Pertimbangan Etis terhadap Dampak Penelitian 31
1.7.6 Kepatuhan terhadap Regulasi dan Kebijakan 31
BAGIAN 2
KONSEP DASAR SOSIOLOGI KOMUNIKASI DIGITAL 33
2.1 Hubungan antara Sosiologi Komunikasi dan Sosiologi Komunikasi Digital 33
2.1.1 Landasan Konseptual yang Sama 33
2.1.2 Transformasi dalam Pola Komunikasi 34
2.1.3 Peran Teknologi dalam Membentuk Interaksi Sosial 35
2.1.4 Isu-isu Etika dan Privasi 36
2.1.5 Pengaruh Globalisasi pada Pola Komunikasi 37
2.2 Definisi dan Ruang Lingkup Sosiologi Komunikasi Digital 38
2.2.1 Pengertian dan Cakupan Sosiologi Komunikasi Digital 38
2.2.2 Hubungan Sosiologi Komunikasi dengan Komunikasi Digital 40
2.3 Struktur dan Agen dalam Komunikasi Digital 43
2.3.1 Pengertian Struktur dalam Komunikasi Digital 43
2.3.2 Peran Agen dalam Komunikasi Digital 44
2.3.3 Interaksi antara Struktur dan Agen 45
2.4 Struktur Sosial di Platform Digital 46
2.4.1 Peran Agen: Influencer, Konten Kreator, dan Pengguna Aktif (Gambar) 50
2.5 Budaya Digital dan Komunitas Online 53
2.5.1 Konsep Budaya Digital (Gambar) 53
2.5.2 Pembentukan dan Dinamika Komunitas Online 58
BAGIAN 3
TEORI-TEORI KOMUNIKASI 63
3.1 Teori Komunikasi Klasik 64
3.1.1 Teori Komunikasi Linear: Lasswell, Shannon-Weaver 64
3.1.2 Model Komunikasi Dua Arah oleh Wilbur Schramm 65
3.1.3 Model Komunikasi Berorientasi Efek oleh Harold Lasswell 66
3.1.4 Teori Retorika Aristoteles 67
3.1.5 Teori Uses and Gratifications 67
3.1.6 Teori Agenda Setting 68
3.1.7 Teori Kultivasi oleh George Gerbner 68
3.1.8 Teori Spiral Keheningan oleh Elisabeth Noelle-Neumann 69
3.1.9 Teori Difusi Inovasi oleh Everett Rogers 69
3.1.10 Teori Kultivasi Revisi oleh George Gerbner dan Larry Gross 70
3.1.11 Teori Analisis Isi oleh Bernard Berelson 70
3.1.12 Teori Framing oleh Erving Goffman 71
3.1.13 Teori Interaksional: Teori Konstruksi Sosial, Teori Transaksional 71
3.2 Teori Komunikasi Kontemporer 75
3.2.1 Teori Media Baru (New Media Theory) 75
3.2.2 Teori Jaringan (Network Theory) 76
3.2.3 Teori Konvergensi Media (Media Convergence Theory) 77
3.2.4 Teori Dialogis dan Partisipatif 78
3.2.5 Teori Komunikasi Postmodern 79
3.3 Teori Kritikal: Teori Hegemoni, Teori Kritis dalam Komunikasi 82
3.3.1 Teori Hegemoni 82
3.3.2 Teori Kritis dalam Komunikasi 83
3.3.3 Implikasi Teori Kritis dalam Komunikasi 85
3.3.4 Pengaruh Teori Kritikal dalam Komunikasi terhadap Gerakan Sosial 87
3.3.5 Pentingnya Perspektif Kritis dalam Era Digital 88
3.4 Teori Postmodernisme, Postcritical dalam Komunikasi 89
3.4.1 Teori Postmodernisme dalam Komunikasi 89
3.4.2 Pluralitas dan Fragmentasi dalam Komunikasi Postmodern 91
3.4.3 Pendekatan Postcritical dalam Komunikasi 92
3.4.4 Implikasi Postmodernisme dan Postcritical dalam Komunikasi Digital 93
3.5 Teori Konstitusi Komunikasi dalam Organisasi (CCO) 95
3.5.1 Asumsi Dasar Teori CCO: Komunikasi sebagai Pembentuk Organisasi 96
3.5.2 Empat Aliran Utama dalam CCO 96
3.5.3 Proses Konstitutif dalam Organisasi: Dari Struktur hingga Identitas 98
3.5.4 Implikasi Teori CCO terhadap Studi Organisasi Kontemporer 99
3.6 Pendekatan CCO dalam Organisasi Digital 100
3.6.1 Asumsi Dasar CCO dalam Konteks Organisasi Digital 100
3.6.2 Peran Teknologi dalam CCO untuk Organisasi Digital 101
3.6.3 Model Empat Aliran (Four Flows Model) dalam Organisasi Digital 102
3.6.4 Kelebihan Pendekatan CCO dalam Organisasi Digital 104
3.6.5 Implikasi Teori CCO dalam Organisasi Digital Masa Depan 104
3.7 Komunikasi dan Struktur dalam Lingkungan Organisasi Digital 105
3.7.1 Komunikasi sebagai Pembentuk Struktur Organisasi Digital 106
3.7.2 Teknologi sebagai Penghubung Utama dalam Struktur Organisasi Digital 107
3.7.3 Fleksibilitas Struktur dalam Organisasi Digital 107
3.7.4 Penggunaan Alat Kolaborasi dalam Mempertahankan Kohesi dan Struktur Organisasi 108
3.7.5 Komunikasi dan Pembentukan Budaya Organisasi Digital 109
3.7.6 Dampak Komunikasi Digital pada Efisiensi dan Produktivitas Organisasi 109
BAGIAN 4
TEORI-TEORI KOMUNIKASI DIGITAL 111
4.1 Teori Cybernetic dalam Komunikasi Digital 111
4.1.1 Asal-Usul dan Prinsip Cybernetic 111
4.1.2 Penerapan Cybernetic dalam Media Sosial dan Jaringan 115
4.2 Teori Media Baru dan Ekologi Media 121
4.2.1 Teori Media Baru 121
4.2.2 Ekologi Media 122
4.2.3 Dinamika Media Baru 122
4.2.4 Implikasi Ekologi Media 123
4.3 Media Baru dan Ekologi Digital 124
4.4 Pengaruh Media Baru pada Identitas dan Hubungan Sosial 126
4.5 Teori Sosial Cyberstate dan Cybercommunity 128
4.5.1 Teori Sosial Cyberstate 128
4.5.2 Teori Cybercommunity 130
4.5.3 Hubungan Antara Cyberstate dan Cybercommunity 131
4.6 Konsep Cyberstate: Negara di Era Digital 132
4.6.1. Konsep Cyberstate: Negara di Era Digital 132
4.7 Cybercommunity: Keterhubungan Sosial di Dunia Maya 137
4.8 Teori Jaringan Sosial (Social Network Theory) 139
4.9 Struktur Jaringan di Platform Digital 142
4.9.1 Definisi Struktur Jaringan 142
4.9.2 Tipe Jaringan 142
4.9.3 Dinamika dan Interaksi 143
4.9.4 Pengaruh Budaya dan Sosial 143
4.9.5 Implikasi untuk Komunikasi 144
4.9.6 Tantangan dan Peluang 144
4.9.7 Peran Teknologi dalam Struktur Jaringan 145
4.9.8 Masa Depan Struktur Jaringan Digital 145
4.10 Analisis Interaksi dalam Jaringan Sosial 146
4.10.1 Pengertian dan Metodologi 146
4.10.2 Identitas dan Representasi Diri 147
4.10.3 Dampak Sosial dan Budaya 148
BAGIAN 5
ISU-ISU KRITIS DALAM SOSIOLOGI KOMUNIKASI DIGITAL 149
5.1 Privasi dan Keamanan di Dunia Digital 149
5.1.1 Konsep Privasi di Era Digital 149
5.1.2 Isu Keamanan Data dan Perlindungan Privasi 151
5.2 Etika Komunikasi di Media Sosial 155
5.2.1 Etika dalam Komunikasi Digital 155
5.2.2 Tantangan Etika dalam Media Sosial 157
5.3 Algoritma dan Dampaknya pada Komunikasi Sosial 160
5.3.1 Pengaruh Algoritma pada Interaksi Sosial 160
5.3.2 Tantangan Demokrasi Algoritma dalam Komunikasi 163
5.4 Ketimpangan Digital dan Aksesibilitas 165
5.4.1 Digital Divide: Ketimpangan dalam Akses Teknologi 166
5.4.2 Upaya Mengatasi Ketimpangan Digital 169
BAGIAN 6
PENGARUH KOMUNIKASI DIGITAL KEPADA MASYARAKAT 175
6.1 Teknologi Media Komunikasi Digital dan Kapitalisme 175
6.1.1 Kapitalisme dan Media: Dari Tradisional ke Digital 175
6.1.2 Media sebagai Alat Kekuasaan 176
6.1.3 Penjajahan Ideologi Melalui Media Digital 176
6.2 Relasi Teori Hegemoni Gramsci dan Ideologi Kapitalisme 177
6.2.1 Konsep Hegemoni dalam Pemikiran Gramsci 177
6.2.2 Hegemoni dan Ideologi Kapitalisme 178
6.3 Proses Perjuangan Hegemoni 179
6.4 Implikasi untuk Kebijakan Publik 180
6.5 Dampak Sosial dan Budaya 181
6.6 Teori Sosial Terkait 181
6.7 Strategi Melawan Penjajahan Ideologi 181
6.8 Implikasi untuk Masa Depan 182
6.9 Pembentukan Identitas di Era Digital 183
6.9.1 Identitas Diri di Media Sosial 185
6.9.2 Komunikasi Identitas dalam Jaringan Digital 187
6.10 Komunikasi Digital dalam Pembentukan Opini Publik 190
6.10.1 Peran Media Sosial dalam Opini Publik 192
6.10.2 Disinformasi dan Misinformasi di Dunia Digital 194
6.11 Mobilisasi Sosial dan Aktivisme Digital 197
6.11.1 Peran Media Digital dalam Aktivisme Sosial 199
6.11.2 Mobilisasi Sosial di Era Media Baru 201
BAGIAN 7
MASA DEPAN SOSIOLOGI KOMUNIKASI DIGITAL 205
7.1 Komunikasi di Era AI dan Big Data 205
7.1.1 Teknologi AI dalam Interaksi Digital 207
7.1.2 Pengaruh Big Data pada Komunikasi Sosial 209
7.2 Sosiologi Komunikasi Digital di Era Metaverse 212
7.2.1 Konsep Metaverse dan Masa Depan Interaksi Sosial 214
7.2.2 Pengaruh Metaverse terhadap Komunikasi Sosial 216
7.3 Tantangan dan Prospek Sosiologi Komunikasi Digital 218
7.3.1 Tantangan Metodologis di Era Digital 219
7.3.2 Prospek dan Arah Masa Depan Sosiologi Komunikasi Digital 221
BAGIAN 8
PENUTUP 225
8.1 Ringkasan dan Kesimpulan Utama 225
8.1.1 Tinjauan Kembali atas Konsep-konsep Utama 225
8.1.2 Rekomendasi untuk Pengembangan Studi Sosiologi Komunikasi Digital