Belbuk.comtoko buku onlineBuku Original021-4202857
Cara PembelianTestimoniPusat BantuanTentang KamiHubungi Kami
Buku    Sosial & Politik    Sosial

Sosiologi Agama: Antologi Artikel

Berat 0.62
Tahun 2025
Halaman 528
Penerbit Prenada Media Group
Sinopsis      Daftar Isi          Buku Sejenis
 
Harga: Rp220.000
Tersedia:
Dikirim 2-5 hari berikutnya SETELAH pembayaran diterima. (Senin s/d Jumat, kecuali hari libur)

Sinopsis

Seorang tokoh sosiolog dunia terkemuka, Ibnu Khaldun, mengungkapkan bahwa masyarakat adalah suatu fenomena alamiah. Sosiologi agama memiliki fokus yang jelas meliputi ruang lingkup isu-isu sosial begitu luas, termasuk tentang pengetahuan dan pemahaman perkembangan agama, perubahan karakter dari sekularisasi, kemunculan transmisi agama-agama baru dari dalam konteks pluralitas dan keberagaman (diversity) dan dampaknya terhadap harmoni sosial—tanpa suatu cara ‘zero-sum situation’—dan pada formulasi dan ekspresi publik dari klaim-klaim kebenaran. Suatu hal tinggi relevansinya dalam suatu pemahaman keberagaman dan dinamika agama dalam kehidupan masyarakat.
Buku ini sebagai kontribusi positif penulisnya dalam pengembangan khazanah pengetahuan. Sekurangnya, pembaca diharapkan dapat memperluas ilmu pengetahuan dalam bidang ilmu-ilmu sosial (social-sciences), sosiologi agama (religious sociology), etnisitas (ethnicity), dan pendidikan (educational science) dalam konteks perubahan sosial. Sebagian besar isi buku ini merupakan termasuk ruang lingkup kajian sosiologi agama yang berupa antologi: artikel jurnal, opini, paper, ataupun summary hasil penelitian yang relevan—yang selanjutnya diharapkan dapat memperkaya wawasan pembaca. Untuk itu, buku ini layak dibaca berbagai kalangan pembaca, sejak mahasiswa (S-1, S-2, S-3), akademisi, politisi, masyarakat umum, dan pembaca lainnya.
(Kembali Ke Atas)
Advertisement:

Daftar Isi

BAB 1 INTRODUKSI: SOSIOLOGI AGAMA 1
BAB 2 EKSPEDISI BANGSA EROPA: KONFLIK ETNO-RELIGIUS DAN POLITICAL ETHNICITY OF THE DUTCH COLONIALISM 21
2.1. Ekspedisi Bangsa Eropa ke Nusantara: Perspektif Sosiologis-Historis21
2.2. Konflik Etno-Religius di Asia Tenggara.43
2.3. Faktor Pendorong Konflik Etnis-Agama53
2.4. Political Ethnicity of Dutch Colonialism Towards the Islamic Sultanates in Archipelago163
BAB 3 AGAMA, PLURALITAS, DAN PERANAN PENDIDIKAN ISLAM 191
3.1. Agama, Pluralitas, dan Integrasi Bangsa191
3.2. Massa dan Elite-Pemimpin.203
3.3. Isu Hak Asasi Manusia 211
3.4. Melayu: Istilah dan Jati Diri.221
3.5. Elite-Deutro Melayu dan Demokrasi Transisi 229
3.6. ISIS: Jihad dan ‘Radikalisme’.242
3.7. Idul Fitri dan Tradisi Mudik Lebaran.246
3.8. Konflik Intern-Beragama: NU, Muhammadiyah, dan Salafi-Wahabi250
3.9. Gen Z, ‘Darurat’ Etika Sosial, Pendidikan Karakter dan Indonesia Emas 2045253
3.10. Makan Bergizi Gratis: Akses Menuju Pendidikan Berkualitas 260
3.11. Kebakaran Los Angeles: Perspektif Sosiologis dan Teologis.264
3.12. Anomali Sosial dan Otonomi Daerah .268
3.13. Memahami Etika, Agama, dan Moral272
3.14. Moralitas Sosial dan Transisi Demokrasi.279
3.15. Pendidikan Islam Multikultural: Konsep, Karakteristik, dan Landasan Kurikulum .285
3.16. Pilrek UIN Raden Fatah: Menuju ‘Dewasa’ dan ‘Unggul’ 2045309
3.17. Pilpres 2024: Urgensi Integritas dan Sikap Menang-Kalah.313
3.18. Ramadan 1443 H: Wahana Edukasi Kehidupan Umat.316
3.19. PPDB Sistem Zonasi dan Keselarasan Publik.320
3.20. Agama dan ‘Krisis’ Spritualitas Manusia Modern.325
3.21. Idul Fitri 1445 H: Ramadan, Idul Fitri, dan Sosial-Edukatif333
3.22. Pilkada 2024: Re-Empowering dan Legitimasi Leadership338
3.23. Kontestasi Wacana: Pembatalan Piala Dunia U-20 di Indonesia.341
3.24. Globalisasi dan Urgensi Membangun Karakter Bangsa345
3.25. Etika Sosial dan Urgensi Pendidikan Karakter.362
3.26. Akhlak Pemimpin dan Perdamaian Umat377
3.27. Kepemimpinan Kepala Sekolah/Madrasah.381
3.28. Pendidikan Islam: Pesantren, Madrasah, dan PAI di Sekolah.399
3.29. Pilrek UIN RF: Menyongsong Era Society 5.0409
3.30. Keluarga, Orang Tua, dan Karakter Anak413
3.31. Dakwah, Multikulturalisme, dan Kerukunan Umat Beragama .440
3.32. Indonesia: Plural Societies, Kebutuhan Pendidikan Karakter dan Toleransi447
3.33. Dialog Papua: Mencegah Konflik Berkepanjangan.469
3.34. Indonesia vs. Guinea: Wasit, Dramatisasi, Rasisme.472
3.35. Mengenal Lebih Jauh Makna Dakwah dalam Perspektif Jama’ah Tabligh.475
3.36. Revolusi Mental: Peranan PT (Islam) Mengatasi Dekadensi Moral.480
(Kembali Ke Atas)
(Kembali Ke Atas)