Sejarah perkembangan dan pertumbuhan pendidikan Islam di Indonesia ditandai munculnya lembaga-lembaga pendidikan Islam yang sangat bervariasi yang memiliki hubungan substansial dan fungsional. Dinamika pertumbuhan dan perkembangan lembaga pendidikan Islam dipengaruhi oleh faktor internal; para pendirinya, dan faktor eksternal yang bersifat global. Kedua faktor ini secara akumulatif berpadu menjadi satu dan menghasilkan bentuk dan corak lembaga pendidikan. Lembaga pendidikan Islam telah menghasilkan pemimpin umat dan bangsa yang tangguh dan berperan besar dalam sejarah perjuangan umat Islam dan sekaligus sebagai basis dimulainya kegiatan intelektual di tanah air. Selain itu, lembaga ini terlibat secara intens dalam mengambil peran sosial budaya yang digunakan sebagai acuan oleh masyarakat. Dalam bidang politik tidak diragukan lagi bahwa peranan lembaga pendidikan Islam sangat jelas. Buku ini secara khusus mengkaji sejarah pertumbuhan dan perkembangan lembaga-lembaga pendidikan Islam mulai dari yang bersifat tradisional seperti surau, langgar, meunasah, madrasah, dan pesantren, sampai pada yang bersifat modern seperti madrasah dan perguruan tinggi unggulan, serta berbagai diskursus tentang pendidikan Islam kontemporer
Bab 1 Pendahuluan Bab 2 Lembaga Pendidikan Islam Nusantara: Melacak Akar Pertumbuhan Surau sebagai Lembaga Pendidikan di Minangkabau sampai Kebangkitan Perang Padri Bab 3 Pendidikan Islam di Kesultanan Aceh: Ulama, Meunasah, dan Rangkang Bab 4 Sistem Pendidikan Surau: Karakteristik, Isi, dan Literatur Keagamaan Bab 5 Surau dan Modernisasi Pendidikan di Masa Hindia Belanda Bab 6 Pesantren: Asal Usul dan Pertumbuhan Kelembagaan Bab 7 Pesantren: Karakteristik dan Unsur-Unsur Kelembagaan Bab 8 Pesantren, Kiai, dan Tarekat: Studi tentang Peranan Kiai di Pesantren dan Tarekat Bab 9 Pesantren dan Pembaruan: Arah dan Implikasi Bab 10 Pembelajaran Kitab Kuning di Pesantren Bab 11 Kebangkitan dan Perkembangan Madrasah di Indonesia Bab 12 Modernisme Pendidikan Abad XX: Kasus Sumatera Barat Bab 13 Perkembangan Pendidikan Tinggi Islam di Indonesia: Kasus IAIN dan Perguruan Tinggi Islam Bab 14 Organisasi Sosial Keagamaan dan Pendidikan Islam: Kasus Muhammadiyah Bab 15 Pendidikan Islam dan Politik Bab 16 Pendidikan Islam dan Kebangkitan Kaum Cendekiawan Muslim: Studi Kasus Lahirnya Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Bab 17 Diskursus Pendidikan Islam Kontemporer Bab 18 Penutup