Belbuk.comtoko buku onlineBuku Original021-4202857
Cara PembelianTestimoniPusat BantuanTentang KamiHubungi Kami
Buku    Sosial & Politik    Politik

Potret Politik Luar Negeri Indonesia Di Era Reformasi

Berat 0.40
Tahun 2020
Halaman 232
ISBN 9786024338244
Penerbit Yayasan Obor Indonesia
Sinopsis       Buku Sejenis
 
Harga: Rp95.000
Tersedia:
Dikirim 2-5 hari berikutnya SETELAH pembayaran diterima. (Senin s/d Jumat, kecuali hari libur)

Pelanggan yang Membeli Buku Ini Juga Membeli Buku Berikut:

Pertanahan, Agraria, dan Tata Ruang
Waskito
Rp105.000
Perbandingan Sistem Pemerintahan
Zulkarnaen
Rp60.000
Dinamika Pengawasan Dana Otonomi Khusus dan Istimewa
Nyimas Latifah Letty Aziz
Rp85.000
Teori dan Strategi Perubahan Sosial
Agus Suryono
Rp78.000
Lainnya+   

Sinopsis

Pertanyaan bagaimana kiprah politik luar negeri Indonesia setelah 20 tahun reformasi menjadi pemantik lahirnya buku bunga rampai ini, sesuai kajian yang ditekuni oleh sebagian para peneliti bidang politik internasional di Pusat Penelitian Politik LIPI. Goresan analisis, mereka tuangkan dalam tujuh bab yaitu:

1) "Pendekatan Politik Luar negeri Indonesia: Bilateral atau Multilateral"

2) "Poros  Maritim Dunia dan Politik Luar negeri Indonesia",

3) "Politik Luar Negeri Indonesia terhadap Palestina",

4) "ASEAN dan Politik Luar Negeri Indonesia",

5) "Selat Malaka dan Penguatan Kepentingan Maritim Indonesia, Agenda Penting Politik Luar Negeri Indonesia pada Era Reformasi:,

6) "Perbatasan Laut Indonesia sebagai Perjuangan dalam Politik Luar Negeri",

7) "Politik Luar Negeri Indonesia dan Tantangan ke Depan".


Perjalanan politik luar negeri Indonesia baik era reformasi maupun sesudahnya tidak luput dari tantangan yang dihadapi. Beberapa di antaranya dapat dilihat dari aspek normatif, kelembagaan, dan strategis dalam kaitannya dengan keterlibatan Indonesia di tingkat global. Juga dalam konteks isu yang dihadapi, seperti kiprah Indonesia dalam memperjuangkan HAM dan politik bebas aktif di dunia, peran Indonesia dalam tuntutan sentralitas ASEAN di peta politik dunia yang tengah berubah, serta kepentingan penegakan kedaulatan maritim dalam kerangka poros maritim dunia. Akhirnya potret politik luar negeri Indonesia ini tidak saja sekadar 'potret' yang diam, melainkan akan terus meniti jalan panjang dalam balut politik bebas aktif.
(Kembali Ke Atas)
(Kembali Ke Atas)