| Tweet |
|
|
|||||||||||||||||||||||
Posfeminisme memungkinkan suara perempuan yang selama ini termarjinalkan akan kembali mendapatkan tempat dalam wacana feminisme dan wacana publik. Barangkali inilah gaung dari kesadaran posfeminisme yang bisa disuarakan dalam dunia yang dirindukan oleh sebagian orang sebagai dunia post-patriarchy society. Mungkin terdengar utopia. Tapi bukankah ketika ada keyakinan, di situ ada harapan untuk memperbaiki nasib perempuan dalam dunia yang semakin egaliter.
Idi Subandy Ibrahim
Ni Wayan Sumitri | Raja Patik Tampubolon | Koentjaraningrat | Eric Weiner | Munandar Sulaeman |
Riwayat Penelusuran Anda (5 Produk Terakhir yang Baru Anda Lihat) | Bersihkan Riwayat | |||||
Jangan Tampilkan Lagi |
||||||