“Dengan tutur kata yang sederhana, pengalaman perjalanan penulis dengan catatan sejarah dan kebudayaan setempat mampu membuat pembaca terhanyut.” Kioen Moe, General Manager Program and Development Metro Tv “Membaca novel ini membuat saya iri! Iri pada Naia yang udah keliling Jawa dan menikmati budaya plus pemandangan yang eksotis. Kapan ya bisa jalan-jalan kayak dia?” Ken Terate, penulis teenlit Bosan diatur-atur, seorang mahasiswi antropologi bernama Naia kabur dari rumah. Ia kemudian melakukan perjalanan keliling Jawa sendirian. Selama 20 hari, Naia singgah di Jakarta, Gunung Salak, Baduy, Segara Anakan, Karimun Jawa, dan Kawah Ijen. Bertemu dengan banyak orang membuatnya sadar ada banyak cara hidup di muka bumi ini.