Buku ini berusaha mengelaborasi tiga poin penting. Pertama, menguraikan kompleksitas status politik dan meletakkan gerakan-gerakan "nasionalisme Papua" yang pernah terjadi.Kedua, gerakan-gerakan kontemporer yang memperlihatkan bangkitnya suara-suara yang terpinggirkan (subaltern), suara-suara gugatan dari para "nasionalisme Papua" terhadap status politik dan kehadiran Indonesia di Tanah Papua.Ketiga, praktik kolonisasi dan respon gerakan sosial yang terjadi selama ini di Tanah Papua.