Dikirim 2-5 hari berikutnya SETELAH pembayaran diterima. (Senin s/d Jumat, kecuali hari libur)
Sinopsis
Moderasi Agama adalah penting untuk menjaga kehadiran agama demi menjaga martabat manusia, menjaga tujuan beragama agar sesuai dengan esensi dan hakikatnya, serta sebagai strategi kebudayaan untuk merawat kebinekaan di Indonesia.
Buku ini menjelaskan program Moderasi Beragama yang sejalan dengan program Merdeka Belajar untuk membangun karakter siswa, khususnya program pencegahan isu kekerasan di dunia pendidikan. Pencegahan kekerasan dan penguatan karakter Profil Pelajar Pancasila ini hanya bisa terwujud melalui sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
Buku ini diharapkan dapat menjadi referensi bersama antara Kemen terian Agama dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dalam menjalin kolaborasi, khususnya terkait dengan upaya pencegahan isu kekerasan di dunia pendidikan.
BAB 1 PEMAHAMAN MODERASI BERAGAMA 1
Pengertian dan Sejarah Moderasi Beragama 1
Prinsip dan Dasar-dasar Moderasi Beragama (Tawasut, Tawazun, Tasamuh, Iktidal, dan Aulawiyah) 4
Tawasut: Keseimbangan dan Moderasi 4
Tawazun: Kesetaraan dan Keadilan 5
Tasamuh: Toleransi dan Pengertian 5
Iktidal: Keadilan dan Keseimbangan 7
Aulawiyah: Prioritas dan Kepentingan 8
Urgensi Moderasi Beragama 9
Memb umikan Moderasi Beragama: Upaya Membendung Radikalisme dan Terorisme di Indonesia 10
Nilai-nilai Moderasi Beragama dalam Proses Pendidikan 13
BAB 2 KONFLIK SARA DAN PENANGANANNYA DALAM SEJARAH INDONESIA 17
Pengertian, dan Berbagai Motif dan Latar Belakang Konflik SARA 17
Lima Contoh Konflik SARA Paling Mengerikan di Indonesia 18
Dampak SARA dalam Satuan Pendidikan 20
Regulasi Penanganan Konflik SARA Indonesia 23
Pendekatan Penanganan Konflik SARA 26
BAB 3 PANCASILA SEBAGAI PAYUNG MODERASI BERAGAMA BAGI PELAJAR INDONESIA 29
Pancasila dan Agama-agama di Indonesia 29
Pancasila sebagai Jati Diri dan Citra Diri Pelajar Indonesia 31
Membangun Pelajar Pancasila Lewat Pendidikan Multikultural 32
Pancasila dan Idiom-idiom Bernuansa Pelajar (Generasi Z) 35
Metode Pengajaran dan Penanaman Pancasila bagi Pelajar (Generasi Z) 38
BAB 4 PROFIL PELAJAR PANCASILA BERWAWASAN MODERASI BERAGAMA 43
Relasi Prinsip Moderasi Beragama dalam Profil Pelajar Pancasila. 43
Wawasan Moderasi Beragama dalam Profil Pelajar Pancasila (P5) 47
Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia 48
Kebhinekaan Global: Berkarakter Inklusif dan Harmoni Sosial, Kebersamaan, Persatuan, Kesatuan di Tengah Beragam Perbedaan 52
Mandiri: Berkarakter Tangguh, Andal, Tekun, Bertanggung Jawab, Produktif, Pemimpin 55
Bergotong Royong: Berkarakter Solider, Peduli, Simpati, Empati, Kerja Sama, Soliditas 58
Bernalar Kritis: Berkarakter Sportif, Fair, Komiten terhadap Kebenaran, Memberi Kritik Membangun 59
Kreatif: Berkarakter Kompeten, Expert, Inovatif, Solutif, Berorientasi pada Kemajuan, Kesejahteraan, Profesionalitas 62
BAB 5 STRATEGI MEMBANGUN PROFIL PELAJAR PANCASILA DI BAWAH PAYUNG MODERASI BERAGAMA 65
Manajemen Sekolah Menghidupkan Iklim dan Atmosfer Pancasila 66
Memperluas Ruang Keterlibatan Orang Tua/Wali Siswa Melalui Peran Komite Sekolah 75
Memperkuat Kolaborasi dengan Masyarakat dan Lingkungan Sekolah 78
Menghadirkan “Keteladanan” dari Tokoh Panutan Masyarakat ke Dalam Sekolah 81
Membangun Budaya Moderasi Berbasis Praktik dan Aksi Lapangan 83
Dialog Guru Lintas Agama dan Budaya: Upaya Memberikan Pemahaman yang Toleran dan Moderat bagi Siswa 85
BAB 6 IMPLEMENTASI MODERASI BERAGAMA DI SEKOLAH 87
Habituasi Nilai-nilai Agama di Sekolah 87
Menghargai Perbedaan 91
Meningkatkan Pemahaman Toleransi 94
Membangun Iklim Dialog Sehat 97
Mencegah Serta Menangani Tindak Perundungan dan Kekerasan di Sekolah 99
Apakah Itu Program Roots Indonesia? 103
1.1 Prinsip yang Mendasari Penerapan Program Roots 104
1.2 Kronologi Kebijakan Pemerintah Indonesia Implementasi Program Roots 104
Implementasi Program Roots di Sekolah 108
2.1 Tujuan dan Indikator Keberhasilan Program Roots 111
2.2 Mekanisme Jejaring Sosial dan Tahap Pelaksanaan Program Roots 112
2.3 Skema Pendanaan Program Roots 115
Rekrutmen Sekolah dan FasGu Peserta Program Roots Indonesia 118
3.1 Persyaratan Sekolah Pelaksana Program Roots 118
3.2 Pemilihan FasGu Program Roots Indonesia 120
3.3 Bimbingan Teknis (Bimtek) Fasilitator Guru 124
Pelaksanaan Program Roots di Sekolah 126
4.1 Rekrutmen Agen Perubahan 126
4.2 Peran dan Tanggung Jawab Agen Perubahan 128
4.3 Langkah-langkah Pemilihan Agen Perubahan 129
4.4 Format Aktivitas Agen Perubahan 132
4.5 Persiapan dan Pelaksanaan Roots Day 135
Panduan Penanganan dan Laporan Kasus Tindak Perundungan dan Kekerasan 137
5.1 Pelaporan oleh Peserta Didik 138
5.2 Penanganan Langsung dan Segera oleh Guru dan Tenaga Pendidik 139
5.3 Pelaporan Insiden Perundungan ke Pihak Sekolah oleh Guru dan Tenaga Pendidik 139
5.4 Pencatatan dan Dokumentasi Laporan 140
5.5 Intervensi Pihak Sekolah 141
5.6 Perujukan Pelaporan Perundungan Pihak Sekolah ke Lembaga Lain 141
5.7 Pemantauan Tindak Lanjut Penanganan Kasus dari Pihak Sekolah ke Lembaga Lain 143
Monitoring, Evaluasi dan Keberlanjutan Program Roots Indonesia 144
6.1 Monitoring dan Evaluasi (Monev) 144
6.2 Keberlanjutan Program Roots. 145
Menghapus Tiga Dosa Besar Dunia Pendidikan 154
Antara Perundungan dan Kekerasan 156
1.1 Definisi dan Jenis Kekerasan 156
1.2 Tiga Dosa Besar Dunia Pendidikan 162
Langkah Pemerintah Menghapus 3 Dosa Besar Dunia Pendidikan 177
2.1 Konsep Penghapusan Kekerasan Pendekatan Hukum dan Pendidikan 177
2.2 Regulasi Aplikatif Pemerintah Menghapus Kekerasan Dunia Pendidikan 181