Belbuk.comtoko buku onlineBuku Original021-4202857
Cara PembelianTestimoniPusat BantuanTentang KamiHubungi Kami
Buku    Sosial & Politik    Politik

Media Darling Ala Jokowi: Menjadi Sosok yang disukai Media

Berat 0.39
Tahun 2014
Halaman 208
ISBN 9786020311623
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Sinopsis          Buku Sejenis
 
Stok Sedang Kosong
Stok Buku sedang kosong. Apakah Anda ingin diberitahu pada saat stok sudah tersedia?

Sinopsis

Tidak ada tokoh yang menjadi bahan perbincangan yang melebihi Jokowi dalam beberapa waktu terakhir ini. Hampir setiap hari media massa mainstream menampilkan berita mengenai aktivitas Presiden RI 2014–2019 ini. Media sosial juga tak jarang menempatkannya sebagai trending topic. Buku yang mengupas sosok Jokowi juga tak kalah banyak.

Pertanyaannya, kenapa Jokowi bisa menjadi begitu disayang media (media darling)?

Tidak dapat dimungkiri lagi, Jokowi begitu populer di kalangan media nasional dan internasional. Tidak hanya dikenal sebagai pemimpin, Jokowi juga dikenal sebagai pribadi yang horizontal, inklusif, dan sosial. Buku Media darling ala Jokowi mengajak Anda untuk mengintip apa rahasia Jokowi sehingga menjadi pribadi yang disukai oleh kalangan media.

—Hermawan Kartajaya; Founder & CEO MarkPlus, Inc

Buku ini penting dibaca untuk praktisi dan akademisi komunikasi, kaya pengalaman dan menarik untuk diikuti.

—Prof. Dr .Ravik Karsidi, M.S.; Guru Besar Universitas Sebelas Maret (UNS), mengajar S2 Manajemen Komunikasi.

Lewat buku ini, penulis mengupas tuntas berbagai kiat yang membuat Jokowi menjadi media darling. Oleh karena itu, para pejabat, politisi, atau siapa pun yang ingin menjadi kesayangan media, sepatutnya mempelajari aneka jurus media darling dalam buku ini.

—Y. Bayu Widagdo; Pemimpin Redaksi SOLOPOS (2010–2012), Wakil Pemimpin Redaksi Bisnis Indonesia/Pemimpin Redaksi bisnis.com

Buku yang mengungkap lugas hubungan Pak Jokowi dengan media. Sebuah gambaran interaksi unik yang tampak di permukaan, namun mampu menyampaikan kedalaman pesan pada khalayak secara sederhana. Selamat memaknai dan dimaknai.”

—Sruti Respati; Pekerja Seni
(Kembali Ke Atas)
Advertisement:
(Kembali Ke Atas)