Dikirim 2-5 hari berikutnya SETELAH pembayaran diterima. (Senin s/d Jumat, kecuali hari libur)
Sinopsis
Kehadiran Generasi Z di dunia kerja bukan sekadar pergantian angkatan Ini adalah revolusi nilai, ekspektasi, dan cara pandang terhadap pekerjaan. Lahir dan besar dalam ekosistem digital, Gen Z membawa paradigma baru yang menantang model manajemen talenta konvensional. Buku ini hadir sebagai panduan strategis dan praktis bagi para pemimpin, manajer, praktisi SDM, serta mahasiswa manajemen untuk memahami, menyambut, dan mengelola generasi disruptif namun penuh potensi ini.
Melalui pendekatan Human Capital Management (HCM) yang human-centric, tech-enabled, dan purpose-driven, penulis memetakan ulang seluruh siklus hidup karyawan-dari akuisisi, onboarding, pengembangan diri, hingga retensi dan kepemimpinan. Disertai studi kasus aktual, toolkit implementasi, serta kerangka teoretis yang kuat, buku ini membekali Anda untuk mengubah tantangan generasi menjadi keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.
Buku ini adalah peta jalan untuk mengubah tantangan multigenerasi menjadi peluang strategis. Dengan pendekatan yang sistematis dan berorientasi pada aksi, buku ini mengajak Anda membangun tempat kerja yang tidak hanya siap menyambut Gen Z, tetapi juga mempersiapkan masa depan kerja yang lebih fleksibel, manusiawi, dan inovatif.
Selamat datang di era baru Manajemen SDM. Masa depan organisasi Anda bergantung pada seberapa dalam Anda memahami Generasi Z-dan seberapa cepat Anda bertransformasi bersamanya.
BAB 1 DUNIA DI PUNDAK GEN Z 1
Latar Belakang: Pasang Naik Gelombang Talenta Baru 2
Konteks Demografis Indonesia: Ledakan Talenta di Ujung Cakrawala 3
Disrupsi Digital sebagai “Bahasa Ibu” Gen Z 6
Kerangka Teoretis: Manajemen Modal Insani sebagai Lensa Analisis 7
Evolusi Generasi di Tempat Kerja: Dari Loyalitas ke Fleksibilitas 12
Penutup 16
BAB 2 MEMBEDAH DNA GENERASI Z: NILAI, EKSPEKTASI, DAN PARADIGMA KERJA 17
Pendahuluan: Di Balik Label Generasi 18
Kesimpulan: Sebuah DNA Penuh Paradoks 28
BAB 3 AKUISISI TALENTA: MENARIK MAGNET DIGITAL 31
Pendahuluan: Medan Perang Baru untuk Perebutan Talenta 32
Employer Branding di Era Digital: Membangun Otentisitas, Bukan Sekadar Citra 33
Strategi Perekrutan Digital: Menjangkau Talenta di Habitat Asli Mereka 36
Realistic Job Preview (RJP): Kejujuran adalah Kebijakan Terbaik 38
Mendesain Pengalaman Kandidat (Candidate Experience):Setiap Interaksi Berarti 40
Kesimpulan: Dari Seleksi Menuju Kemitraan 41
BAB 4 ONBOARDING DAN PENGEMBANGAN DIRI: TUMBUH BERSAMA GEN Z 45
Pendahuluan: Dari Orientasi ke Pengalaman Imersif 46
Proses Onboarding yang Efektif: Fondasi Kesuksesan 90 Hari 47
Model Pembelajaran Berkelanjutan: Memenuhi Hasrat Belajar Generasi DIY 50
Membangun Jalur Karier yang Dinamis dan Fleksibel 54
Peran Krusial Mentorship dan Coaching dalam Akselerasi Karier 55
Kesimpulan: Investasi dalam Pertumbuhan Adalah Investasi dalam Retensi 57
BAB 5 MANAJEMEN KINERJA: DIALOG BERKELANJUTAN UNTUK PERTUMBUHAN 59
Pendahuluan: Kematian Tinjauan Kinerja Tahunan? 60
Psikologi Umpan Balik bagi Gen Z: Kebutuhan akan Kecepatan dan Validasi 61
Membangun Budaya Umpan Balik Berkelanjutan (Continuous Feedback Culture) 63
Teknologi sebagai Fasilitator, Bukan Pengganti Dialog 65
Menetapkan Tujuan yang Agile dan Transparan: Kekuatan OKR 66
Kesimpulan: Dari Evaluasi Menuju Pemberdayaan 69
BAB 6 KETERLIBATAN DAN RETENSI: MEMENANGKAN HATI,PIKIRAN, DAN KOMITMEN 71
Pendahuluan: Paradigma Baru Loyalitas di Era Pasca- Great Resignation 72
Employee Value Proposition (EVP) untuk Gen Z: Sebuah Kontrak Baru yang Komprehensif 73
Kekuatan Pekerjaan yang Bermakna (Meaningful Work) dan Dampak Sosial 75
Strategi Pengakuan (Recognition) yang Cepat dan Otentik77
Mendukung Work-Life Integration dan Kesejahteraan Holistik 79
Kesimpulan Bab 6: Dari Retensi ke Loyalitas Berbasis Pengalaman 81
BAB 7 KEPEMIMPINAN EFEKTIF: DARI ATASAN MENJADI PELATIH (COACH) 83
Pendahuluan: Kesenjangan Kepemimpinan di Persimpangan Generasi 84
Profil Pemimpin yang Diinginkan Gen Z: Empati, Transparansi, dan Kolaborasi 85
Perangkat Praktis Pemimpin-sebagai-Pelatih (Leader- as-Coach) 89
Memimpin Tim Multigenerasi: Menjadi Jembatan, Bukan Tembok 91
Mengembangkan Pemimpin Masa Depan: Mempersiapkan Gen Z untuk Mengambil Alih 95
Kesimpulan: Kepemimpinan Bukanlah Posisi, Melainkan Pengaruh 96
BAB 8 BUDAYA ORGANISASI: MERANCANG MAGNET TALENTA 99
Pendahuluan: Budaya sebagai Sistem Operasi Organisasi100
Fleksibilitas sebagai Pilar Budaya: Mendefinisikan Ulang “Kerja” 101
Keberagaman, Ekuitas, dan Inklusi (DEI): Kekuatan dari Perbedaan 103
Keamanan Psikologis: Fondasi untuk Keberanian dan Inovasi 105
Menumbuhkan Budaya Inovasi dan Pola Pikir Kewirausahaan 107
Competing Values Framework 108
Kesimpulan
Bab 8: Budaya sebagai Keunggulan Kompetitif yang Berkelanjutan 109
BAB 9 STUDI KASUS IMPLEMENTASI DI INDONESIA DAN PERSPEKTIF GLOBAL 113
Pendahuluan 114
Studi Kasus 1: Integrasi Budaya dan Talenta di GoTo Pasca-Merger 115
Studi Kasus 2: Astra International – Mencetak Talenta Unggul dari Dalam 118
Studi Kasus 3: Modernisasi Talenta di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 123
Studi Kasus 4 (Global): Kebangkitan Microsoft Melalui
Empati dan Pola Pikir Bertumbuh 128
BAB 10 TOOLKIT UNTUK MANAJER DAN PEMIMPIN HR: DARI
WAWASAN KE AKSI NYATA
Pendahuluan Bab: Menerjemahkan Pengetahuan Menjadi
Tindakan