Dikirim 2-5 hari berikutnya SETELAH pembayaran diterima. (Senin s/d Jumat, kecuali hari libur)
Sinopsis
Buku ini ditulis berangkat dari pertanyaan mengapa di tengah kemajuan teknologi komunikasi yang luar biasa, manusia justru semakin sering salah paham, mudah terprovokasi, dan kehilangan kedalaman makna? Pesan menjadi viral, namun kebenaran sering tertinggal. Melalui buku ini, penulis mengajak pembaca untuk berhenti sejenak dan merenungkan kembali hakikat komunikasi. Hal ini menjadi penting ketika komunikasi berubah menjadi sekadar alat pencarian perhatian, sensasi, dan keuntungan.
Perspektif Islam dalam buku ini dihadirkan sebagai panduan nilai. Dalam Islam, komunikasi bukan aktivitas netral dan bebas nilai, melainkan amanah. Konsep-konsep seperti qaul sadid, qaul ma’ruf, tabayun, serta teladan komunikasi profetik menjadi landasan untuk menghadapi tantangan komunikasi di era media digital, algoritma, dan kecerdasan buatan. Buku ini diharapkan menjadi ruang dialog dan refleksi bagi mahasiswa, dosen, jurnalis, praktisi media, aktivis dakwah, serta masyarakat.
BAB 1 KOMUNIKASI SEBAGAI PERSOALAN FILSAFAT 1
Komunikasi dalam Perspektif Ilmu dan Filsafat 1
Mengapa Komunikasi Perlu Dipikirkan secara Filsafati 5
Manusia sebagai Makhluk Simbolik dan Komunikatif 10
Posisi Filsafat Komunikasi dalam Ilmu Sosial Humaniora 15
BAB 2 BAHASA, TANDA, DAN MAKNA DALAM TRADISI FILSAFAT 21
Bahasa sebagai Medium Realitas 21
Tanda, Simbol, dan Representasi 25
Makna d alam Filsafat Barat Klasik dan Modern 29
Kritik atas Reduksi Makna dalam Komunikasi Modern 34
BAB 3 MEDIA, TEKNOLOGI, DAN PERUBAHAN KESADARAN MANUSIA 39
Evolusi Media dan Perubahan Pola Komunikasi 39
Media sebagai Ekstensi Manusia 43
Dari Media Massa ke Media Sosial 47
Media dan Pembentukan Realitas Sosial 51
BAB 4 ALGORITMA SEBAGAI KUASA BARU DALAM KOMUNIKASI 57
Apa Itu Algoritma dan Bagaimana Ia Bekerja 57
Algoritma, Atensi, dan Ekonomi Perhatian 61
Viralitas, Popularitas, dan Distorsi Makna 65
Manusia di bawah Kendali Sistem Digital 70
BAB 5 KRISIS MAKNA DI ERA MEDIA DAN ALGORITMA 75
Informasi Melimpah, Makna Dangkal 75
Hoaks, Disinformasi, dan Post-Truth 78
Sensasi, Emosi, dan Polarisasi Publik 82
Komunikasi Tanpa Hikmah 87
BAB 6 ONTOLOGI KOMUNIKASI DALAM PERSPEKTIF ISLAM 93
Komunikasi sebagai Amanah Ilahi 93
Kalam, Makna, dan Tanggung Jawab Manusia sebagai Subjek Moral dalam Komunikasi 97
Manusia sebagai Subjek Moral dalam Komunikasi 99
Relasi Tuhan, Manusia, dan Bahasa 101
BAB 7 EPISTEMOLOGI KOMUNIKASI: KEBENARAN, PENGETAHUAN, DAN TABAYUN 107
Kebenaran dalam Filsafat Komunikasi 107
Media Digital dan Krisis Epistemik 111
Konsep Tabayun dalam Islam 115
Viralitas Versus Validitas Informasi 119
BAB 8 AKSIOLOGI KOMUNIKASI: ETIKA DAN TUJUAN KOMUNIKASI 125
Untuk Apa Komunikasi Dilakukan 125
Etika sebagai Fondasi Komunikasi 129
Nilai-nilai Komunikasi dalam Islam 133
Komunikasi sebagai Ibadah Sosial 137
BAB 9 ETIKA BAHASA DAN PESAN DALAM AL-QUR’AN 143
Qaul Sadīd: Kebenaran dalam Ucapan 143
Qaul Balīgh: Efektivitas yang Bermakna 148
Qaul Ma‘rūf: Kesantunan dan Kemanusiaan 151
Qaulan Layyin: Komunikasi Tanpa Kekerasan 154
BAB 10 MEDIA DIGITAL, JURNALISME, DAN TANGGUNG JAWAB MORAL 159
Jurnalisme di Era Klik dan Algoritma 159
Etika Informasi dan Kepentingan Publik 163
Media Islam dan Tantangan Digital 166
Profesionalisme dan Tantangan Komunikasi 170
BAB 11 KOMUNIKASI PROFETIK DI RUANG DIGITAL 175
Makna Komunikasi Profetik 175
Amar Ma’ruf dan Nahi Munkar di Media Sosial 179
Rekonstruksi Etika Komunikasi Profetik dalam Ekosistem Media dan Algoritma 183
BAB 12 MASA DEPAN ETIKA MAKNA DI ERA MEDIA DAN ALGORITMA 189
Krisis Makna sebagai Krisis Peradaban Digital 189
Islam dan Etika Makna: Dari Teks ke Konteks Digital 193
Etika Komunikasi di Era AI dan Otomasi 197
Menuju Hikmah dan Peradaban Media 201
Tantangan Moral Generasi Digital