Belbuk.comtoko buku onlineBuku Original021-4202857
Cara PembelianTestimoniPusat BantuanTentang KamiHubungi Kami
Buku    Sosial & Politik    Politik

Etika Politik

Berat 0.22
Tahun 2016
Halaman 224
ISBN 9789790766518
Penerbit Pustaka Setia
Sinopsis          Buku Sejenis
 
Stok Sedang Kosong
Stok Buku sedang kosong. Apakah Anda ingin diberitahu pada saat stok sudah tersedia?

Sinopsis

Etika politik membahas argumentasi dan statemen ilmu politik dari segi esensi realitas manusia, pola legitimasi, dan tuntutan normatif dasar yang dikemukakan. Dalam kerangka ini, tugas etika politik ditetapkan. Ada tiga kriteria untuk menilai betul tidaknya tindakan politik. Pada tingkatan umum, yaitu prinsip-prinsip moral dasar; misalnya prinsip keadilan, kejujuran, dan amanah. Prinsip yang bersifat menengah dan mengacu pada bidang tertentu, misalnya prinsip kekuasaan yang harus dilegitimasikan secara demokratis, kebijakan publik harus dilegitimasikan melalui permusyawaratan dalam perwakilan rakyat, serta kriteria penilaian yang sesuai dengan zaman dan situasi. Prinsip pertama berlaku umum dan masih abstrak sehingga tidak dapat dioperasionalkan tanpa instrumen dan ukuran yang jelas karena merupakan wewenang etika umum untuk menilainya.
Tuntutan legitimasi politik demokratis mengandaikan bahwa dalam realitas politik, kehendak masyarakat dapat menjadi efektif dalam pengambilan kebijakan konkret. Dalam hal ini etika politik berangkat dari moral dasar yang membutuhkan masukan dari ilmu politik tentang struktur realitas politik dengan berbagai permasalahannya. Dengan demikian, etika tidak dapat diperlakukan secara dogmatis, misalnya menerapkan prinsip-prinsip dasar politik pada pelbagai kehidupan.
Etika politik bertolak dari bidang politik yang memerlukan penanganan etis. Etika politik tidak dimulai dari ruang kosong karena realitas politik selalu merupakan bidang yang dipersoalkan, dipertanyakan, dan diperebutkan secara ideologis. Metode etika politik atas dasar realitas ini dikenal dengan metode kritis-negatif. Dikatakan kritis karena tidak mulai dari pendapat sendiri, tetapi berangkat dari teori atau paham yang relevan, kemudian diperiksa secara kritis. Kritis berarti memisahkan unsur-unsur yang dinilai tepat dengan unsur-unsur  yang tidak tepat. Adapun dikatakan negatif karena tidak mulai dari penetapan prinsip-prinsip tertentu, tetapi membongkar pandangan-pandangan moral politik yang ada, membuang yang tidak tahan uji, tetapi mempertahankan apa yang dapat dipertahankan sebagai prinsip.
(Kembali Ke Atas)
Advertisement:
(Kembali Ke Atas)

Riwayat Penelusuran Anda (1 Produk Terakhir yang Baru Anda Lihat)

Bersihkan Riwayat
LDR: L'eternita di Roma
Jangan Tampilkan Lagi