Hati cenderung cepat bosan. Lipurlah ia dengan kisah dan hikmah. —Ibnu Mas‘ud
Dituturkan dari generasi ke generasi, menyebar ke penjuru dunia, dan menjadi warisan budaya. Apa yang membuat sebuah kisah mampu bertahan berabad-abad dan bahkan menjadi abadi?
Kisah tak pernah menempatkan diri sebagai guru dan tak bertutur bergaya penceramah, namun ia selalu memancarkan ilmu dan membuahkan hikmah. Inilah daya tarik kisah.
Buku ini memuat 206 kisah dari khazanah keislaman. Menggugah kesadaran, menjungkirbalikkan nalar, unik, dan terkadang menggelitik, namun tanpa kehilangan nilai-nilai luhur dan makna mendalam.
Sebagian besar kisah-kisah dalam karya ini dikemas secara ringkas, bahkan ada yang hanya dalam satu paragraf pendek. Namun, justru di situlah kelebihannya. Singkat dan padat, membuat Anda terikat dan terpikat untuk menikmati kisah demi kisah hingga tamat.
Sebuah Pengantar 1. Ditegur Anak Kecil 2. Untung Kalian Tidak Mengalaminya 3. Yang Kubenci Hanya Perbuatan Buruknya 4. Sedemikian Kayanya Kamu Masih Mengeluh Miskin 5. Menginginkan Anak Laki-laki 6. Hanya Telapak Tanganku yang Sakit 7. Hanya Allah yang Berhak Disembah! 8. Semoga Allah Menyelamatkanmu dari Syahwat Delima 9. Jalan Menuju Akhirat Itu Berat dan Penuh Rintangan 10. Untuk Apa Gundah Gulana?! 11. Seandainya Dia Meminta Tolong kepada-Ku, Niscaya Kutolong 12. Rahasia Antara Kita Sudah Terungkap 13. Tentara Iblis 14. Mencoba Berbohong pun Belum Pernah 15. Utusan Izra’il 16. Abu Bakar Meminum Susu yang Tak Jelas dari Mana Diperoleh 17. Nafsuku Telah Lancang terhadapku Sehingga Aku Mengetahui Nilainya 18. Orang yang Berbakti dan Orang yang Durhaka 19. Apa Pendapatmu tentang Anak-anak, Wahai Abu Bahr?! 20. Siapakah Anak yang Paling Kamu Cintai? 21. Semoga Allah Mengasihi Orang yang Mengetahui Kapasitas Dirinya 22. Aku Tidak Akan Menganggap Tuhanku Saksi Paling Lemah 23. Tidak Ada yang Melihat Kita Kecuali Bintang-bintang 24. Orang Yahudi, Nasrani, dan Islam yang Membanggakan Diri Masing-Masing 25. Tak Mungkin Bisa Memuaskan Semua Orang 26. Mereka Tidak Akan Kembali 27. Yang Terbaik adalah yang Paling Dulu Mengucapkan Salam 28. Kalian Terlalu Tergesa-gesa 29. Apakah Hidupku untuk Memakan Kurma-kurma Ini?! 30. Lima Tipe Orang yang Tidak Boleh Ditemani 31. Utamakan Aku, Anakku. 32. Penasaran dengan Perilaku Umar 33. Manusia Paling Mulia 34. Apa yang Kamu Sedihkan? 35. Berdoalah kepada-Ku karena Aku Begitu Dekat 36. Mengapa Aku Tak Menangis? 37. Wahai Jibril! Panggillah Mereka 38. Tuhanmu Maha Pengampun! 39. Aku Akan Mengurusi Masalah Kalian 40. Aku Membeli Lisannya Seharga Sepuluh Ribu Dirham 41. Kekasih yang Mati dan Kekasih yang Abadi 42. Pantasnya Aku Memberi Selamat atau Menghibur? 43. Rumah Allah dan Tanah Haram Allah 44. Mandilah Jika Kalian Marah! 45. Delapan Masalah 46. Ya Allah! Anugerahkanlah kepadaku Husnulkhatimah 47. Aku Mengampuni Orang Fasik dan Menyia-nyiakan Amalan Ahli Ibadah 48. Tidakkah Kamu Mengenalku? 49. Seteguk Air Minum dan Setetes Air Kencing 50. Kejujuranmu kepadaku Tidak Akan Membahayakanmu 51. Kematian dan Kehidupan 52. Pemberian Zaman 53. Telah Kuhilangkan Hatiku ... Telah Kutemukan Hatiku 54. Kamu Telah Berbuat Baik 55. Pemilik Barang Pinjaman Lebih Berhak Menuntut Pengembalian Barangnya 56. Sebaik-baik Musibah 57. Aku Sombong sehingga Allah Menghinakanku 58. Aku Tetap ‘Umar 59. Semua Urusanku Berdasarkan Kejujuran 60. Jika Mampu, Silakan Lakukan Apa Saja Sesukamu! 61. Kami Kaum yang Memandang Kebaikan dalam Kesopanan 62. Pantas Mendapatkan Api Neraka, Malah Diberi Air 63. Tidak Ada yang Lebih Menepati Janji Selain Samuel 64. Nasihatilah Aku, hai Abu Hazim! 65. Kenapa Engkau Memperbanyak Hujah Allah kepadamu? 66. Apakah Engkau Shalat untuk Tuhan Manusia atau untuk Mencari Kantong? 67. Aku Ingat Dirimu Saat Aku Lupa Tuhanku 68. Banyak Manusia yang Melalaikan Sang Pencipta 69. Sampai Kapan Engkau Ingat Yusuf? 70. Aku Sering Menghukummu, Tetapi Kau Tidak Menyadarinya 71. Ketika Aku Mengujimu, Ternyata Dirimu Seorang Pendusta 72. Apakah Engkau Mau Dunia Kukembalikan Demi Dirimu? 73. Alangkah Bijak Penguasa dan Alangkah Kurang Pemahamanmu 74. Kalian Tidak Menginginkan Dunia dan Akhirat 75. Orang yang Rezekinya Bukan dari Allah, Usirlah dari Rumahmu 76. Aku Tahu Maka Aku Melakukannya 77. Jadikan Ia Teman Mulai Sekarang 78. Cukup Bagiku Kauterima Sebagai Hamba di Pintumu 79. Apakah Engkau Mengungkit-ungkit kepada Tuhan Soal Ibadahmu? 80. Kebanggaanku adalah Aku Orang yang Dimerdekakan Tuhanku 81. Pembakar Jari-jemari 82. Saat Dia Hidup Aku Menolak Bersujud kepadanya, Apalagi setelah Dia Mati 83. Si Wanita Selamat, Sedangkan Ahli Ibadah Tewas Terbakar 84. Pemberi Nasihat dan Binatang Liar 85. Allah Mengancamku Akan Memenjarakanku di Neraka 86. Nasihatku Tidak Akan Menyelamatkanmu dari Siksa Allah 87. Aku Tidak Mau Memberi Makan Musuhku dengan Makanan Haram 88. Kutemani Tuhanku 89. Jika Berteman dengan Seseorang dalam Perjalanan, Lakukanlah Seperti Ini 90. Orang yang Melepaskannya Telah Mengikat Tangannya 91. Bangsa Romawi Selamat darimu, Namun Saudaramu Tidak 92. Pada Hari Itu Kalian Mempunyai Urusan yang Cukup Menyibukkan 93. Kasihanilah Mereka 94. Bersihkan Pendengaranmu 95. Di Sini Daging Manusia Mati Dimakan 96. Engkau Lebih Zuhud daripada Diriku 97. Engkau Akan Makan Manisan Al-faludzaj di Piring Al-fairuzaj 98. Kenapa Doa Kami Tidak Dikabulkan? 99. Mereka Bermaksiat kepada Allah, Mohonlah Kejelekan untuk Mereka 100. Anak adalah Rahasia Bapaknya 101. Berilah Aku Wasiat 102. Kalau Benar, Berarti Engkau Pengadu Domba 103. Pengkhianat ataupun Pengadu Domba 104. Engkau Membuatku Bertambah Tua 105. Tidakkah Engkau Ingat Saat Pakaianmu dari Kulit Domba? 106. Pakaian Imam Syafi’i 107. Katakanlah Jika Masih Ada yang Ingin Disampaikan 108. Apa Kamu Gila?! 109. Mau Tinggal di Surga? 110. Setan Orang Mukmin dan Setan Orang Kafir 111. Cukuplah Al-Quran sebagai Penasihat 112. Aku Lihat Kebaikan Hanya dari-Nya 113. Apakah Ia Menggambarkan Kesuburan atau Kegersangan? 114. Bekerjalah dengan Benar! 115. Lelaki Badui yang Kehilangan Anaknya 116. Semoga Allah Menjadikanku Tebusanmu 117. Harta Siapa Lagi yang Kumakan Jika Bukan Milik Allah? 118. Hari yang Lebih Buruk daripada Hari Kiamat 119. Aku Sampai Lupa Nama Sebab Ceramahmu yang Panjang 120. Pidato Khalifah dan Lalat 121. Apakah Untuk Ini Kami Mengundangmu? 122. Kasihanilah Kami Wahai Amirulmukminin 123. Pergilah ke Biara Ibn Syam’an, Karena Kita Ada Urusan di Sana 124. Siapakah di antara Kita yang Paling Mendatangkan Kesialan 125. Ceramah al-Hajjaj ibn Yusuf 126. Apabila Aku Marah, Sodorkan Kertas-kertas Ini 127. Tidak Ada Kaitan antara Zuhud Makan Makanan Lezat 128. Aku Melaksanakan Satu Hal dalam Dua Hal 129. Seorang Ibu Tidak Seperti Beberapa Orang Ibu 130. Pedang Mendahului Celaan 131. Balasan Surat Rabi’ah al-Adawiyah 132. Lelaki yang Mencoret-coret Dinding Istana 133. Kematian Kulaib dan Perang al-Basus 134. Siapakah yang Membangunkan Mereka dan Menidurkan Selain Mereka? 135. Sepuluh Pound Cukup untukku 136. Haruskan Kusebutkan Keperluanku atau Kuberikan Contoh Dulu? 137. Jika ‘Ya’ Berbuah dan Jika ‘Tidak’ Beruntung 138. Anjing Layak Menjadi Pemimpin Jika Memiliki Perangai Demikian 139. Kebajikan Terbaik adalah yang Segera Ditunaikan 140. Cintailah Orang Setelahku Sesukamu 141. Di Setiap Tangkai Ada Seratus Biji 142. Berdirilah, Wahai Anakku, Semoga Allah Memberimu Rezeki 143. Seorang Lelaki Menjelek-jelekkan Ali di Hadapan Mu‘awiyah 144. Manusia Sesuai dengan Agama Rajanya 145. Balasan Sesuai dengan Jenis Pekerjaan 146. Harta yang Menghalangi Para Saudara Mengunjungiku 147. Demi Allah, Engkau Telah Memenuhi Kebenaran 148. Semua Orang dalam Keadaan Baik Kecuali Engkau dan Aku 149. Aku Datang kepadamu untuk Mengemis, Bukan Meminta Fatwa 150. Kembalilah pada Sikap Kasar yang Biasa Kalian Lakukan 151. Aku Orang yang Tersesat 152. Jika Engkau Menghargaiku 5.000 Dinar, Pasti Aku Akan Membawanya 153. Apakah Engkau Pewaris Bani Umayyah? 154. Aku Kira Engkau Komandan Pasukan Amirulmukminin 155. Aku Takut Ia Terjerumus Kemaksiatan, Karena Itu Aku Memberinya Kekayaan 156. Tak Kekayaan yang Lebih Baik daripada Rasa Puas 157. Dari Mana Sumber Nafkahmu? 158. Bertemu Teman Lama 159. Orang yang Paling Berbakti kepada Ayahnya 160. Kenakanlah Pakaian Para Raja dan Matikanlah Jiwa Kalian dengan Rasa Takut kepada Allah 161. Meridai Apa yang Allah Ridai 162. Bersyukurlah kepada Allah 163. Musibah yang Lebih Besar 164. Menguji Kemampuan Ilmu Bahasa 165. Aku untuk Irak Wahai Amirulmukminin 166. Kaummu Lebih Bodoh daripada Kaumku 167. Sesungguhnya Allah Mengutus Orang Seperti Mereka kepada Setiap Kaum 168. Semoga Allah Melaknat Orang yang Zalim kepada Sahabatnya 169. Aku Wanita Keluarga Barmak 170. Anjing Juga Demikian 171. Siapa yang Perlu Menyebutkan Kebutuhan Janda Ini? 172. Kalian Hanyalah Kusir Kereta atau Penyamak Kulit 173. Tolong Ceritakan Gambaran Ali! 174. Ingin Membantuku atau Malah Menunjukkan Cacatku 175. Bagaimana dengan Orang yang Melihat Kejadiannya Secara Langsung? 176. Sungguh Buruk Perbuatan Kalian 177. Putri-putri Raja Tidak Dijual 178. Engkau Bukan Pezina 179. Menceraikan Istri Tetangga 180. Hanya Saja Ketetapan Tuhan Lebih Berkuasa 181. Aku Meminumnya Karena Kelemahan Isnad 182. Apakah Engkau Melaksanakan Shalat Malam? 183. Demi Allah, Engkau Tukang Sihir 184. Jadilah Budaknya, Niscaya Ia Menjadi Budakmu 185. Tangan Kananku Lumpuh Saat Zainab Dipukul 186. Aku Melihat Semangat dan Kecerdasan 187. Istri Baru dan Istri Lama 188. Aku Bermaksiat kepada Allah Seab Kau Lebih Hina 189. Lebih Berat daripada Sepatu al-Thanburi 190. Sampaikan Salamku kepada Orang yang Melarang Hubungan 191. Mereka yang Berat Timbangannya Itu Orang-orang yang Beruntung 192. Seandainya Burung al-Qatha (Belibis) Dibiarkan, Pasti Akan Mengantuk dan Tidur 193. Aku Saudaramu, Wahai Amirulmukminin 194. Kau Makan Daging yang Lebih Buruk daripada Daging Babi 195. Ucapkan Empat Kali Takbir 196. Hujah dari Tuhan 197. Buatlah Kami Takut, Hai Ka’ab! 198. Para Penceramah di Hadapan Jenazah Iskandar 199. Apakah Perangai yang Baik Pada Manusia? 200. Kita Tidak Sama 201. Dan Ucapkan kepadanya Perkataan yang Lembut 202. Allah Menjauhkanku dari Musibah yang Menimpa Banyak Orang 203. Percakapan antara Laki-laki dan Perempuan 204. Allah Maha Benar Sedangkan Penyair Telah Berdusta 205. Kemudian Petir Membakarnya 206. Lelaki Melihat Makna Wanita Penutup