Belbuk.comtoko buku onlineBuku Original021-4202857
Cara PembelianTestimoniPusat BantuanTentang KamiHubungi Kami
Buku    Sejarah, Budaya & Filsafat    Budaya

Adat Dalihan Natolu: Prinsip dan Pelaksanaannya

Berat 0.20
Tahun 1982
Halaman 147
Sinopsis      Daftar Isi          Buku Sejenis
 
Stok Sedang Kosong
Stok Buku sedang kosong. Apakah Anda ingin diberitahu pada saat stok sudah tersedia?
6

Pelanggan yang Membeli Buku Ini Juga Membeli Buku Berikut:

Pedoman Praktis Upacara Adat Batak
Paimin Napitupulu
Rp75.000
Umpasa, Umpama, dan Ungkapan Dalam Bahasa Batak Toba
Richard Sinaga
Rp50.000
Teknik Menggambar Cepat: Meningkatkan Kemampuan Menggambar dengan Bantuan Teknologi
Jim Leggitt
Rp310.000
Proses Mengangkat Anak Adat Dalihan Natolu: Mangain Boru / Anak
R.H.P. Sitompul (Ompu Kev..
Rp55.000
Lainnya+   

Sinopsis

Buku ini memaparkan tentang adat Batak yang terkenal dengan nama adat DALIHAN NATOLU (istilah Batak yang asli untuk adat ialah "ugari", tetapi istilah "adat" kini sudah umum dipakai di kalangan orang batak). Ada katanya 3 keistimewaan orang Batak karena adat tersebut. Pertama: Orang Batak adalah martutur sesamanya; artinya berdasarkan Dalihan Natolu merasa "berkerabat" sesamanya. Kedua: Supaya absah menurut dalihan natolu maka perkawinan orang Batak haruslah diresmikan secara adat Batak. Ketiga: Marga adalah warisan suci, dalam arti "adat Dalihan Natolu tegas melarang diadopsi seorang yatim piatu (orang Batak) oleh siapapun, kecuali yang semarga dengan sianak".

Isi buku ini adalah hasil bacaan karya-karya mengenai adat Batak dan juga pengalaman berpartisipasi dalam upacara-upacara adat Batak. Buku ini dimaksudkan sebagai karya ilmiah yang diuraikan secara populer, sengaja disajikan dalam bahasa Indonesia supaya lebih luas lingkungan pembaca, terutama angkatan muda.

(Kembali Ke Atas)
Advertisement:

Daftar Isi

Dalihan Natolu

  • Kampung
  • Istilah-Istilah Kekerabatan
  • Apa itu yang dinamai Dalihan Natolu?
  • Desa
  • Perkumpulan marga di perantauan
Upacara-Upacara Adat
  • Perkawinan
  • Kelahiran, pemberian nama dan sidi
  • Adopsi, mamboruhon dan mamampe marga
  • Marga sebagai gelar kehormatan saja
  • Memasuki rumah yang baru didirikan<
  • Mangupa-upa dan manulangi
  • Meninggal
Lampiran
  • Lampiran I (marhata)
  • Lampiran II (Bagan-bagan Marga)

 

(Kembali Ke Atas)
(Kembali Ke Atas)