Wampasi adalah anak Papua yang yatim piatu sejak usia tiga tahun. Ayah ibunya tewas karena kecelakaan. Wampasi tinggal bersama kakeknya, seorang nelayan di Pantai Tanjung Barari. Laut adalah sahabat baik Wampasi.
Wampasi sering menghabiskan waktu bermain di pantai dengan sahabatnya, Soleman dan Enos. Suatu ketika, saat Wampasi asyik bermain di laut dekat pulau kecil yang bernama Meos Kacupling, Wampasi melihat seekor lumba-lumba yang menyendiri. Betapa terkejutnya Wampasi ketika melihat luka di tubuh lumba-lumba ramah itu.
Apa yang terjadi dengan lumba-lumba itu? Mengapa Wampasi kemudian sangat menyayangi lumba-lumba itu? Bagaimanakah akhir kisah ini? Yuk, kita ikuti petualangan Wampasi dari tanah Papua.