Belbuk.comtoko buku onlineBuku Original021-4202857
Cara PembelianTestimoniPusat BantuanTentang KamiHubungi Kami
Buku    Buku Islam    Islam Umum

Tiada Sufi Tanpa Humor: Menggelitik Sanubari, Menertawakan Diri Sendiri Agar Terus Berlari Menuju Ilahi

Berat 0.36
Tahun 2015
Halaman 240
ISBN 9786022900351
Penerbit Serambi Ilmu Semesta
Sinopsis          Buku Sejenis
 
Stok Sedang Kosong
Stok Buku sedang kosong. Apakah Anda ingin diberitahu pada saat stok sudah tersedia?

Pelanggan yang Membeli Buku Ini Juga Membeli Buku Berikut:

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
Anik Maryunani
Rp59.000

Sinopsis

Seorang pelancong mendekati Mulla Nasruddin yang tengah bekerja di kebunnya dan bertanya tentang arah jalan menuju kota. Nasruddin menunjuk arah. Saat pelancong itu bertanya lagi butuh berapa lama untuk sampai ke kota itu, Nasruddin hanya menatap si pelancong lalu kembali bekerja. Si pelancong kembali bertanya, tapi Nasruddin mengabaikan. Sambil bersungut-sungut, pelancong itu pun pergi melanjutkan perjalanan. Beberapa saat kemudian, Nasruddin berteriak, “Tiga jam!” Pelancong itu kesal kenapa Nasruddin tidak mengatakan itu sebelumnya. “Pertama, saya harus melihat seberapa cepat Anda berjalan,” kata Nasruddin.
    
Nasruddin adalah kombinasi antara “kebahlulan” dan kejenakaan yang terselip nilai kebijaksanaan. Kisah-kisahnya yang memuat lapis-lapis makna senantiasa shalih likulli zaman wa makan. Tak lekang oleh masa dan selalu relevan dengan berbagai budaya.

Buku ini memaparkan cerita-cerita jenaka-satiris nan sarat hikmah tentang sang Mulla. Mengajak kita menertawakan polah tingkah “bahlul” sang Mulla sekaligus mengajak kita merenung. Dengan cemerlang, setiap cerita dirajut dengan wawasan spiritual yang mencerahkan serta dikaitkan dengan akarnya dalam Al-Quran, hadis, kata-kata inspirasional Jalaluddin Rumi, Hafiz, dan tokoh-tokoh bijak lain. Setiap cerita dipungkasi dengan catatan praktikum yang berkaitan dengan moral cerita, menggugah kesadaran untuk bertindak serta membantu menempuh jalan spiritual kita sendiri.

Meski merujuk pada khazanah keislaman, sesungguhnya buku ini sangat terbuka bagi siapa pun yang tertarik mengembangkan kualitas spiritual mereka.

Selamat beragama secara jenaka!
(Kembali Ke Atas)
Advertisement:

Ulasan

UserUser, 06/10/2016
Rating: 5 dari 5 Bintang!
Setelah saya membaca buku "Tiada Sufi Tanpa Humor", saya merasa termotivasi betul dengan kehidupan saya. Semua dikembalikan kepada Tuhan. Jadi, bisa selalu mengingatkan saya untuk mengingat Tuhan di manapun berada. Walaupun saya belum bisa 100 persen mengikuti petunjuk buku itu, tapi sedikit demi sedikit semoga bisa mengamalkannya. terima kasih

Salam Rindu untuk Penulis
Apakah ulasan ini membantu?
Ya
   
Tidak
(Kembali Ke Atas)
(Kembali Ke Atas)