Dikirim 2-5 hari berikutnya SETELAH pembayaran diterima. (Senin s/d Jumat, kecuali hari libur)
Sinopsis
Buku Teori Politik-Sosial memperkenalkan kepada mahasiswa, akademisi, praktisi dan publik yang berminat untuk mengetahui sejarah konsep, teori, politik dan ilmu sosial Setiap bab lebih dari sekadar memperkenalkan pembaca pada karya-karya klasik, bab-bab dalam buku menjelaskan, mendialogkan konsep-konsep kunci dalam teori dengan menyertakan konteks politiko – sosio historis yang membawa mahasiswa, praktisi, akademisi dan juga public pada pemahaman yang berbeda mengenai sifat dasar politik, masyarakat, dan lain-lain.
Daya kritis mahasiswa, akademisi, praktisi, dan publik menjadi lebih mumpuni dengan mempelajari teori untuk menganalisis masalah-masalah kontemporer di dunia nyata dan menjawab pertanyaan-pertanyaan mendasar tentang kekuasaan politik dan tatanan sosial ekonomi. Tak hanya itu, Kita bisa memeriksa bagaimana kekuasaan politik berasal dan beroperasi pada tingkat individu, sosial dan politik, hubungannya dengan kedaulatan dan negara, dan bagaimana hal itu bersinggungan dengan isu-isu seperti keadilan dan hak asasi manusia, identitas sipil, demokrasi, dan ekonomi.
Buku ini perlu dibaca karena menyuguhkan teks-teks klasik sampai kontemporer. Buku ini membantu mahasiswa menyelesaikan karya mandiri mahasiswa dalam menempuh pendidikan akademisnya (skripsi, tesis, dan disertasi). Kalangan mahasiswa, akademisi, praktisi, dan publik yang berminat belajar ilmu sosial dan politik bisa membaca buku ini dan menganalisis sifat dan cara kerja kekuasaan, otoritas politik, relasi antara negara dan masyarakat, korporasi, tempat politik di mana kekuasaan hadir di dalam kehidupan sehari-hari.
BAB 1 PENDAHULUAN 1
Pengantar 1
Peran Filsuf dan Ilmuwan Sosial dalam Konstruksi Teori Politik -Sosial 2
Sejarah Ilmu Politik dan Teori Politik 6
Teori Politik Pasca-Perang Dunia Kedua 10
Pengaruh Teori Modernisasi terhadap Perkembangan Teori Politik 15
Teori Politik adalah Pemikiran Politik 17
Irisan Teori Politik dan Teori Sosial 22
Kontribusi Rasionalisme dalam Pembentukan Teori Politik 24
BAB 2 MEMPELAJARI DAN MENGGUNAKAN TEORI POLITIK 29
Pengantar 29
Teori Politik: Untuk Apa Dipelajari? 30
Epistemologi dan Teori Politik Empiris 35
Teori Politik dalam Riset Empiris 37
Dua Paradigma Intelektual dalam Ilmu Politik 43
Perubahan dan Perkembangan Teori Politik 49
Teori Politik Normatif dan Empirik 53
Penutup 59
BAB 3 TEORI KEADILAN 61
Pengantar 61
Gagasan Keadilan dalam Pemikiran Filsuf Yunani Kuno 62
Plato: Demokrasi dan Keadilan dalam Masyarakat 63
Keadilan dalam Lensa Aristoteles 68
Keadilan Utilitarian 72
Keadilan dan Egalitarian 75
Rawls: Posisi Awal dan Tabir Ketidaktahuan 76
Dua Prinsip Keadilan dari Rawls 79
Masalah Redistribusi 81
Keadilan versi Libertarian 85
Politik Keadilan 88
Penutup 90
BAB 4 TEORI NEGARA 93
Pengantar 93
Marxian: Mendefinisikan Negara dan Politik 94
Teori Monopoli Negara dan Kapitalisme 97
Model Negara Marxian: Perdebatan Sengit 101
Model Negara dalam Perspektif Marxis 105
Perdebatan Miliband dan Poulantzas 110
Atribut Utama dari Negara Marxian 115
Negara dalam Perspektif Weberian 118
Negara sebagai Instrumen Kelas Dominan 119
Analisis Miliband tentang Negara dalam Masyarakat Kapitalis 121
Otonomi Negara (Relatif) 124
Kontestasi Konseptual antara Otonomi Relatif dan Negara Instrumental 129
Memahami Negara dalam Perspektif Pascakolonialisme 134
Penutup 136
BAB 5 TEORI ELITE (POLITIK) 139
Pengantar 139
Sosio-Historis Konsep Elite dan Studi Elite 140
Studi Elitisme dan Teori Elite 142
Kerangka Studi Elite 148
Mosca dan ‘Elitisme Demokratik’ 152
Pareto: Hukum Sirkulasi Elite 153
Hukum Besi Oligarki Michels dan Teori Singa dan Rubah 154
Mosca: The Ruling Class 157
Oligarkisasi Organisasi (Hukum Besi Oligarki) dan Tantangan Demokrasi 160
Dari Teori Elite Menuju Elite Politik 165
Penggunaan Konsep Mosca 168
Paradoks Konsep Elite 169
Kekuatan Teori Elite Politik adalah Kuasa Riil Elite 171
Penutup 178
BAB 6 TEORI GERAKAN SOSIAL 181
Pengantar 181
Apa Gerakan Sosial? 181
Ciri Gerakan Sosial 187
Gerakan Sosial dan Aksi Kolektif 190
Gerakan Sosial dalam Berbagai Pandangan 199
Gerakan Sosial dan Industrialisasi Awal 203
Teori Gerakan Sosial Lama 205
Klaim Historis Gerakan Sosial Baru 213
Karakteristik Isu Gerakan Sosial Baru 216
Teori Gerakan Sosial Baru dan Isu Kontemporer 219
Penutup 229
BAB 7 TEORI PENGAKUAN 235
Pengantar 235
Landasan Filosofi Pengakuan 236
Tuntutan Pengakuan untuk Keadilan Sosial 243
Pengakuan: Pertarungan Konseptual antara Taylor, Honneth, dan Fraser 245
Pengakuan Identitas 249
Axel Honneth dan Perjuangan untuk Pengakuan 257
Perjuangan Pengakuan Identitas 262
Contoh Perjuangan Gerakan Punk 264
Pengakuan Sosial adalah Keadilan Sosial dan Kemajuan Sosial 268
Penutup 270
BAB 8 TEORI PASCAKOLONIAL 275
Pengantar 275
Istilah dan Definisi Pascakolonial (Postcolonial) 276
Memahami Konstruksi Teori Pascakolonial 281
Beberapa Perspektif Teori Pascakolonial 286
Perspektif Amerika Latin 286
Perspektif Asia 287
Perspektif Afrika 288
Identitas Hibrida 289
Kajian Pascakolonial dan Isu-isu Pascakolonial 290
Teori Pascakolonial Membaca Kolonialisme 295
Alasan Kemanusiaan 296
Alasan Ekonomi 296
Alasan Politik 297
Alasan Agama 298
Refleksi Kritis Teori Pascakolonial 299
Premis Teori Pascakolonial dari Para Teoretisi 301
Frantz Omar Fanon 304
Edward Said 313
Gayatri Spivak dan Studi Subaltern 317
Homi K. Bhabha 324
Tentang ‘The Other’ 327
Penutup