Sinopsis
Bila ada sejumput Surga yang Tuhan turunkan ke Bumi, maka tanah ini adalah jawabnya: Kashmir! Tanah dengan gugusan Pegunungan Himalaya-nya nan eksotis dipadu adab dan adat budaya yang luhur telah memikat hasrat jutaan penduduk dunia untuk menggapainya. Lalu, siapa pun tentu tak asing dengan India. Negeri yang dikenal dengan bentang alam luas serta kepadatan penduduknya ini ternyata menyimpan keindahan yang mendalam pada bangunan-bangunan bersejarah fenomenal seperti Taj Mahal, India Gate, Golkonda Fort, dan lain-lain yang tersebar di berbagai kota di Negeri Bharata ini. Beragam cerita dari para Traveler tersaji untuk pembaca tentang tanah bergelar The Heaven on Earth serta Tanah Bharata. Ada yang bertemu malaikat, ada yang merasakan nuansa hangat dalam bekunya musim dingin di Kashmir, ada yang mencoba keluar dari jerat penipuan dengan cara balik menipu, ada juga yang justru menikmati ketersesatan dalam perjalanannya. Berbagai kisah yang tertuang dalam buku ini ada yang membuat tersenyum sendiri, mengaduk perasaan, serta pengetahuan akan istiadat yang jarang terungkap. Sampai saat ini jarang ada buku yang ditulis oleh orang Indonesia tentang India. Jumlahnya sangat kecil. Buku Surga yang Tersembunyi adalah pembuka mata untuk orang Indonesia. Buku ini merinci sebagian besar hal-hal yang orang ingin tahu tentang India. Saya amat berterima kasih. -Gautam Kumar Jha, Assistant Professor Jawaharlal Nehru University, New Delhi-India India sebagai sebuah negara memang menakjubkan. Saya sendiri, yang pernah tinggal dan bekerja di sana, tertawa geli mengenang beberapa pengalaman serupa seperti tim penulis alami. Saya menyambut gembira atas terbitnya buku ini. -DR. dr. Rita Kusriastuti M.Sc., Medical Officer di WHO SEARO-New Delhi tahun 2013-2014 dan Senior Consultant UNDP Indonesia Saat backpacker tropis terjebak salju di ketinggian Himalaya, apa yang terjadi? Yoli dan kawan-kawan menuturkan perjalanannya dengan spontan, apa adanya, bahkan indah. Penuturan ini yang mengantarkan pembaca pada surga yang tak terduga. -Dr. Zaim Uchrowi, penulis senior & mantan Pemimpin Redaksi Harian Republika