Belbuk.comtoko buku onlineBuku Original021-4202857
Cara PembelianTestimoniPusat BantuanTentang KamiHubungi Kami
Buku    Teknik & Ilmu Pengetahuan    Teknik

Seri Karya Arsitek: 22 Ragam Hunian dan Komersial ala Arie Bakrie

Berat 0.27
Tahun 2013
Halaman 80
ISBN 9789792296709
Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Sinopsis          Buku Sejenis
 
Stok Sedang Kosong
Stok Buku sedang kosong. Apakah Anda ingin diberitahu pada saat stok sudah tersedia?

Sinopsis

Dalam beberapa tahun terakhir, tren hunian tumbuh maju sangat pesat. Sejalan dengan hal itu, berbagai kalangan pun berlomba-lomba membangun hunian komersial, seperti cluster, townhouse, rumah kos, asrama, ruko, vila, kondotel, hotel, serta apartemen, dengan beragam desain. Dengan kematangan konsep, bangunan ini bisa menjadi investasi bisnis jangka panjang.

Arie Bakrie, yang kedua puluh dua karyanya dihadirkan dalam buku ini, termasuk salah satu arsitek yang telah merancang banyak hunian komersial. Rancangannya tak hanya memikat secara visual, namun juga nyaman dihuni, sekaligus memiliki nilai investasi yang menjanjikan. Dengan karakter desain yang kuat, Arie Bakrie konsisten menampilkan rancangan yang kontekstual sesuai kebutuhan dan keinginan pemilik atau pengguna tanpa menghilangkan daya tarik khasnya. Bagi Anda yang ingin membangun hunian privat, ruko, vila, maupun cluster sebagai investasi jangka panjang, buku ini patut dijadikan referensi yang memperkaya pilihan Anda.

“Dalam ranah apresiasi serta publikasi, Seri Karya Arsitek merupakan kesempatan baik bagi arsitek muda agar lebih dikenal publik. Seri ini tak hanya memperkenalkan arsitek muda serta ide-ide karyanya pada masyarakat luas, tetapi juga membukakan mata bahwa Indonesia sebenarnya memiliki potensi arsitek-arsitek muda yang perlu diberi ruang dan kesempatan. Meskipun kebanyakan masih meraba tempat yang tepat untuk berpijak serta jalan arsitektur yang mereka pilih, sikap berani dan optimis yang mereka tunjukkan dalam mendesain serta berpublikasi merupakan sebuah harapan. Selebihnya Seri Karya Arsitek seharusnya bisa menjadi ‘refleksi’ sejauh mana arsitek-arsitek muda memahami rancangan yang baik, bukan sekadar yang mereka inginkan.”—Andy Rahman, Chairman andyrahman architect
(Kembali Ke Atas)
Advertisement:
(Kembali Ke Atas)