Dikirim 2-5 hari berikutnya SETELAH pembayaran diterima. (Senin s/d Jumat, kecuali hari libur)
Sinopsis
Buku ini hadir sebagai respons atas kebutuhan mendesak dalam dunia pendidikan untuk beradaptasi dengan generasi digital natives, yang menunjukkan gaya belajar khas dalam perkembangan teknologi modern. Buku ini dirancang untuk membantu penulis buku ajar memahami cara membaca hyperreader, yaitu pembaca yang cenderung menggunakan pola membaca yang melibatkan banyak lompatan ke berbagai bagian, sesuai dengan gaya belajar berbasis teknologi digital. Dengan pendekatan berbasis keilmuan, buku ini menyoroti pentingnya menciptakan bahan ajar yang tidak hanya relevan dengan kebutuhan generasi modern, tetapi juga mampu memfasilitasi pembelajaran mandiri secara efektif.
Tidak hanya ditujukan bagi mahasiswa Teknologi Pendidikan, buku ini juga menjadi referensi berharga bagi dosen, pengajar, dan peminat lain yang ingin memperdalam wawasan tentang strategi menulis buku ajar. Dengan gaya yang informatif, buku ini mengarahkan dosen untuk menggunakan buku ajar sebagai sarana preconditioning yang memungkinkan pembelajaran mandiri sebelum kelas dimulai. Dengan demikian, waktu perkuliahan dapat lebih fokus pada pembelajaran alternatif seperti problem-solving dan kolaboratif.
Dikemas dalam dua edisi yang unik—buku tercetak dan hyperbook—buku ini memadukan pengalaman membaca konvensional dengan inovasi digital. Sementara edisi tercetak menawarkan kenyamanan membaca tanpa gawai, hyperbook menghadirkan kemudahan melalui penggunaan hypertexts dan hyperlinks. Dengan dukungan QR codes, pembaca dapat menjelajahi materi tambahan, menonton vlog, atau melompat kembali ke bagian sebelumnya dengan mudah. Buku ini adalah jawaban cerdas untuk kebutuhan pembelajaran di era digital, merangkul teknologi tanpa mengorbankan kedalaman materi.
Renungkanlah: Kaitan Media Belajar, Sumber Belajar, Bahan Ajar 4
Wujud (Format) Media Belajar 4
Makna Bahan Ajar 7
‘ASAL-USUL’ BAHAN AJAR 8
Model Belajar, Pembelajaran, dan Wujud (Format) BA 8
Konteks: Model Desain Pembelajaran 13
MENGULANG SUB-BAB: KEMBALI KE ASAL-USUL BA, (HALAMAN 8) 31
Bukan Sekadar BA Biasa! 31
Multimedia dan Konteksnya 31
Serba Hyper 1: Hypertext, Hypermedia, Hypercontent (Lihat: Bab Digital Natives: Terdampak Serba Hyper) 38
Sekilas Artificial Intelligence (AI, Kecerdasan Buatan): Benarkah Cerdas? 51
MENGULANG SUB-BAB: KEMBALI KE BUKAN SEKADAR BA BIASA
(HALAMAN 31) 60
(Re)Emerging Technology for Learning 60
MENGULANG BAB 68
Mengulang Seluruh Buku 68
RINGKASAN 68
UJI PEMAHAMAN BAB 69
DISKUSI 70
UNJUK KINERJA 70
DAFTAR ISTILAH 72
REFERENSI 76
BELAJAR MANDIRI: KINI DAN KEKINIAN
TUJUAN BELAJAR 80
PERIKSA KESIAPAN ANDA! 80
DAFTAR SINGKATAN 81
URAIAN BAB 83
Renungkanlah: Belajar Mandiri (BM), sebagai Pilihan Model Belajar 83
Belajar Mandiri: Solusi Situasi Tertentu (lihat: Pembahasan Ilustrasi) 83
Jati Diri Belajar Mandiri: Modelkah? 86
Belajar Mandiri: Re-Emerging Learning? 91
‘Asal-Usul’ Belajar Mandiri 91
Prinsip dan Keistimewaan BJJ 100
Belajar Terbuka (BT) dan BJJ di Indonesia 113
MENGULANG SUB-BAB: 116
Bukan Sekadar BM: Emerging Learning atau Re-emerging Learning? 116
Bukti Inconsistency Pendapat Ahli 117
Asynchronuous E-Learning sebagai BM: Terkini-kah? 118
MENGULANG SUB-BAB: (HALAMAN 31) 139
Personalized Learning: Mengistimewakan PD? 139
Konteks: Istilah Personalization 139
Wacana Personal Learning Environment (PLE) 150
MENGULANG SUB-BAB 159
MENGULANG BAB: (HALAMAN 8) 159
RINGKASAN BAB 159
UJI PEMAHAMAN: Klik atau Pindai Tautan Berikut: 161
DISKUSI 162
UNJUK KINERJA 162
DAFTAR ISTILAH 164
REFERENSI 169
DIGITAL NATIVES:TERDAMPAK SERBA HYPER
TUJUAN KHUSUS 174
PERIKSA KESIAPAN ANDA! 174
DAFTAR SINGKATAN BAB 175
URAIAN BAB 177
Renungkanlah: Tahukah Anda ….? 177
Terkini: Millennials Indonesia 177
Kilas-Balik: Penemuan the World-Wide Web (www) 181
KABAR KEHADIRAN DIGITAL NATIVES (MILLENNIALS) 183
‘Asal-usul’ Generasi Digital: Digital Natives, Benarkah Ada? 183
Digital Natives: Benarkah Terdampar di Dunia Digital? 195
MENGULANG SUB-BAB: HALAMAN 08 211
Proses Belajar DN: Terdampak Serba Hyper? 211
Hyperreading: Gaya Belajar DN? 211
Hyperlearning: Model Belajar Baru? Dampak Hyperreading, atau Hypermedia? 241
MENGULANG SUB-BAB: HALAMAN 29 276
Hyper-Learning (Dua Kata): vs. Hyperlearning (Satu Kata) dari Perelman (1992) 276
Frederic J. Brown: The Fourth Revolution – Hyper Learning (2014): Dunia Militer 277
Edward D. Hess: Hyper-Learning—How to Adapt to the Speed of Change (2020): Bukan Sekadar Belajar Biasa 280
MENGULANG SUB-BAB: (HALAMAN 80) 295
MENGULANG BAB: (HALAMAN 8) 295
RINGKASAN BAB 295
UJI PEMAHAMAN 297
DISKUSI 297
UNJUK KINERJA 298
DAFTAR ISTILAH 301
REFERENSI 307
DESAIN PESAN: TERIMBAS VISUALITY DAN PERSEPSI
TUJUAN KHUSUS 314
PERIKSA KESIAPAN ANDA! 314
DAFTAR SINGKATAN BAB 316
URAIAN BAB 317
Renungkanlah: Dunia (Selalu) Penuh dengan Gambar? 317
Pemaknaan Visuality 329
Budaya Visuality 336
Visuality untuk Belajar: Budaya dan Bahasa TP? 343
MENGULANG SUB-BAB: 364
Halaman 329 Hypertext (Visuality: Serba Gambar Serba Visual?) 364
Pancaindra: Reseptor Data, dan Segala Visuality; Semua Melekat dengan Raga Kita! 364
Persepsi: Mata dan Telinga Hanyalah Kaki Tangan Otak Kita! 364
Persepsi Lingkungan Nyata, PLN (Real- Reality): Benarkah Persepsi Kenyataan? 403
MENGULANG SUB-BAB: HALAMAN….. 442
Desain Pesan: Timeless, Melekat dengan Persepsi! 442
Desain Pesan: Timeless! 442
Desain Pesan untuk Buku Ajar: Sumber Fleming & Levie, eds., Op. cit. 445
Teknologi Digital dan Internet: Berimbas ataukah Terimbas Desain Pesan? 467
MENGULANG BAB: (HALAMAN 442) 475