| Tweet |
|
|
|||||||||||||||||||
Apakah benar oeningkatan biaya eksplorasi migas di Indonesia tidak berpengaruh terhadap kegiatan eksplorasi dan kenapa? Apakah terdapat ketertarikan antara biaya kegiatan eksplorasi dengan model kontrak di sektor pengusahaan migas/ Apakah mekanisme cost recovery yang selama ini diterapkan dalam kontrak migas di Indonesia, yang dalam banyak kasus bisa digelembungkan oleh perusahaan-perusahaan produsen migas, menjadikan mereka tidak terlalu peduli dengan biaya (karena semuanya akan ditanggulangi oleh negara, sepanjang mereka sudah mengetahui bahwa sumur tersebut terdapat cadangan migas yang bisa diproduksi secara komersial)?
Beberapa pertanyaan diatas kiranya akan membuat kening kita berkerut, sebab itulah yang menjadi pertanyaan banyak orang. Buku Sejarah Sistem Fisikal Migas Indonesia ini akan memberikan bantuan untuk mendekati pertanyaan-pertanyaan tersebut. Buku ini akan memberukan gambaran yang gamblang, dari sisi historis dan ekonomi.
Irwandy Arif | Nurul Huda | Parlagutan Silitonga | Zulfiar Sani | I Gusti Ayu Purnamawati |