| Tweet |
|
Harga: Rp85.000
|
|||||||||||||||||||||
Pada tahun-tahun terakhir ini, pragmatik - studi mengenai Penggunaan dan arti ungkapan pada situasinya - telah menjadi sebuah cabang linguistik yang semakin penting, karena kekurangan pada formalis yang murni, pendekatan abstrak para studi bahasa menjadi lebih jelas. Buku ini menyajikan model pragmatik yang retorik: yaitu, sebuah model yang mempelajari komunikasi linguistik sehubungan dengan tujuan-tujuan komunikatif dan asas-asas 'prilaku komunikatif yang baik'.
Dalam hubungan ini, Geoffrey Leech menganjurkan suatu pendekatan antara linguistik dan disiplin retorik tradisional. Ia tidak menolak revolusi Chomsky dalam linguistik, tetapi lebih mempertahankan bahwa sistem bahasa dalam abstrak - yaitu 'tata bahasa' pada umumnya dalam pengertian Chomsky - harus dipelajari dalam hubungannya dengan teori penggunaan bahasa yang di kembangkan sepenuhnya. Karena itu terdapat pembagian tugas antara tata bahasa dan retorik, atau (dalam studi tentang arti) antara sematik dan pragmatik.
Dengan demikian fokus utama buku ini mengenai perkembangan sebuah model pragmatik di dalam suatu model fungsional bahasa secara menyeluruh. Dalam hal ini bukan saja membina teori Austin dan Searle tentang cara berbicara, serta teori mengenai pengertian percakapan Yunani, tetapi juga memperluas pragmatik sehingga mencangkup kesopanan, irono, komuni yang fatik, dan asas-asas sosial perilaku linguistik.
Geoffrey Leech adalah guru besar Bahas Inggris Modern pada University of Lancaster, dan Anggota Kehormatan British Academy. Bersama Mick Short ia bertindak sebagai Co-editor seri Studies in Language and Linguistic Logman.
Abdul Lathif Said | J.W.M. Verhaar | Agus Yuliantoro | Samsunuwiyati | Fathur Rokhman |
Riwayat Penelusuran Anda (4 Produk Terakhir yang Baru Anda Lihat) | Bersihkan Riwayat | ||||
Jangan Tampilkan Lagi |
|||||