Sinopsis
“Ayo kitamenikah.”
What?Apasih yang barusankuucapkan? Mengajak Raga menikah? Padahalmenikahbukanprioritasku. Tapirasanyajahatsekalikalauakumenarikucapanku. Jelas-jelasakumelihatbinarbahagiadariwajahnya, setelahseribu kali kutolaklamarannya.
Damn! But life must go on, Aria. Ketimbangkupingpanasmendengarsindiran Mama danocehan Citra yang sudahkebeletnikah, tapitidakdibolehkan Mama karenakakakperempuannyainibelummenikah. Mari, akhirisaja drama-desakan-menikahitudenganmenurutikeinginanmereka.
Namun, kekacauanituterjadilah. Konsepacara, undangan, pakaian, catering.Ditambahlagiperbedaanprinsipantaraakudan Raga. OMG, kemanasajaakuselamaini? Sudahpacaransembilantahuntapibelummengenalnyaluar-dalam.
Belummenikahsajasudahbegini, bagaimanabesoksetelahtinggalserumahdanseumurhidup?
INTISARI CERITA
Aria sudah pacaran 9 tahun dengan Raga. Mereka sudah sama-sama mapan, karir cemerlang, bahkan Raga sudah menyiapkan rumah untuk nanti mereka tinggali bersama. Tapi, Aria tetap tidak percaya pernikahan dan enggan untuk menikah. Sekalipun sudah dipaksa oleh orangtuanya, disindir teman2nya, bahkan diancam akan dilangkahi oleh adiknya, Aria tetap tidak mau menikah. Ini karena Aria melihat potret pernikahan dalam 2 kakaknya yg sepertinya tidak membahagiakan. Hingga akhirnya, Aria mau menikah karena diyakinkan oleh Raga bahwa bersamanya mereka akan melalui pernikahan yg bahagia. Namun, persiapan mereka penuh dengan rintangan. Selain kecerewetan orangtua, promosi Aria untuk mutasi ke L.A., perbedaan prinsip tentang anak, ditambah sebenernya hati kecil Aria masih tidak percaya akan pernikahan.
TENTANG PENULIS
Elsa Puspita, makhluk Tuhan kelahiran 30 Desember 1991. Masih berdiam diri di Malang, kadang juga balik ke Palembang. Penikmat kopi, berusaha tobat jadi makhluk nocturnal, dan masih rutin berkhayal.
Tulisannya sebelum ini ada Wonderfully Stupid (2012), Lovhobia (2013), juga berpartisipasi di kumpulan novella #CrazyLove: LDR (2013), yang semuanya terbit di bawah naungan Bentang Belia.