Buku ini terdiri dari 1 pendahuluan, 3 bagian utama, 12 bab, dengan masingmasing bab berisi beberapa tulisan berbeda tetapi masih mengupas topik yang sama dalam bab tersebut. Sementara bab-bab dikumpulkan dalam 1 bagian yang sama dengan topik yang sama pula.
Bagian Pertama berisi 4 bab.. Penulis menyebutkan bahwa Bagian Pertama ini meletakkan prinsip dasar pertama dan utama dari kehidupan, yaitu kehidupan yang bermakna dan penuh, kehidupan yang dilandasi oleh serangkaian nilai dan keyakinan mantap. Nilai-nilai dan keyakinan tesebut adalah judul-judul dari bab dalam bagian ini: Aspirasi, Kegigihan, Kebijaksanaan, dan Rasa Syukur. Menurutnya, keempat hal itu adalah: atribut-atribut yang telah teruji waktu dan yang akan memampukan kaum muda kita memiliki keyakinan untuk percaya bahwa mereka dapat menjadikan hari esok lebih baik bagi umat manusia. Bagian Kedua berisi 4 bab. Ia menulis mengenai bagian ini: Masalah-masalah hidup yang terkait dengan uang, pekerjaan, hubungan, dan kesehatan adalah sesuatu yang nyata, dan terkadang mendesak. Bagaimana seseorang menghadapinya? Apakah ia terperangkap oleh kemunculan beragam tantangan tersebut ataukah ia memiliki perspektif dan persiapan yang benar untuk mengelolanya secara tepat?
Uang, Kerja, Hubungan, dan Kesehatan adalah judul-judul dari bab pada bagian ini. Dalam masing-masing bab, ia memberikan berbagai tulisan yang mengupas nilai-nilai yang menurutnya penting dalam menghadapi hal-hal tersebut. Ia menerapkan semua nilai-nilai dalam bagian pertama untuk menghadapi berbagai persoalan hidup yang muncul dari keempat hal tersebut. Boleh dikatakan, ia memberikan filosofi atau landasan penting terkait empat hal tersebut.
Dalam Bagian Ketiga, penulis memberikan nilai-nilai atau hal-hal yang penting dalam kehidupan seseorang. Sama seperti kedua bagian sebelumnya, bagian ini menghimpun 4 bab yang memiliki benang merah: Kebenaran, Memberi, Kasih, dan Warisan. Ia mengontraskan keempat hal tersebut dengan kekayaan, kesuksesan, atau kepopuleran? Menurutnya, hidup ini harus dijalani dengan berdasarkan kebenaran yang sejati, kasih yang rela berkorban, dan pemberian atau penyerahan diri sendiri, yang melaluinya warisan abadi dapat dihadiahkan kepada generasi akan datang.
Pendahuluan BAGIAN I BAB 1 ASPIRASI Pemenang Berusaha Sebaik Mungkin Bisa, Bisa Aspirasi Pengaruh Filosofi Semut Bermimpilah dan Jadilah Manusia Jujur
BAB 2 KEGIGIHAN Ketekunan Menikmati Stres Kegagalan dan Kelelahan Lebih Pahit atau Lebih Baik Harapan Kamboja Sang Pemenang Kesedihan dan Air Mata < br />BAB 3 KEBIJAKSANAAN Maaf Bicara dengan Lemah Lembut Rahasia Keluarga Memaafkan Jangan Marah Apa Itu Hidup? Kebahagiaan yang Berpendar
BAB 4 RASA SYUKUR Rasa Iri Kesederhanaan Kebahagiaan Rasa Bersyukur Syukurilah Berkat Kita Cukup BAGIAN II
BAB 5 UANG Uang Berjudi Keuangan Rumah Tangga Menabung Utang dan Jaminan Dari Bukan Siapa-Siapa Menjadi Seseorang Sukses
BAB 6 KERJA Menikmati Pekerjaan Etika Kerja Belas Kasihan Pengemis Bos Menunda
BAB 7 HUBUNGAN Keramahan Teman Anak Perempuan Ayah Ibu Tolong, Kek! Anak-Anak Berkebutuhan Khusus Menghormati Orangtua
BAB 8 KESEHATAN Air Makanan Encok atau Embek? Kesehatan dan Penyakit Umur Panjang Mandi dengan Air Dingin BAGIAN III
BAB 9 KEBENARAN Hormat Kebaikan Hati Kerendahan Hati Penghargaan Kerendahan Hati atau Kemiskinan? Teman Sejati Berpikir
BAB 10 MEMBERI Pemberian Perhatian Belas Kasihan Memberi April dan Mei Teman dari Amerika
BAB 11 KASIH Kasih dari Orangtua Orang Lanjut Usia Kata-Kata yang Terucap Bunda Teresa Kasih yang Mengagumkan Belajar dari Cecak Kasih Ibu
BAB 12 WASIAT Ketiadaan Hasrat untuk Hidup Hadiah Nobel Wasiat Kakek Dr. Wee Kim Wee Wasiat