Sinopsis
“Kalian orang-orang tolol yang percaya kepada mimpi.”
Mimpi itu memberitahunya bahwa ia akan memperoleh seorang kekasih. Dalam mimpinya, si kekasih tinggal di kota kecil bernama Pangandaran. Setiap sore, lelaki yang akan menjadi kekasihnya sering berlari di sepanjang pantai ditemani seekor anjing kampung. Ia bisa melihat dadanya yang telanjang, gelap dan basah oleh keringat, berkilauan memantulkan cahaya matahari. Setiap kali ia terbangun dari mimpi itu, ia selalu tersenyum. Jelas ia sudah jatuh cinta kepada lelaki itu.
Kumpulan cerita Eka Kurniawan yang sangat khas: eksploratif dan penuh kejutan; satir dan merefleksikan kenyataan; intim dan menyadarkan.
Tentang Penulis
Eka Kurniawan lahir di Tasikmalaya, 1975. Eka merupakan seorang penulis penuh-waktu yang tertarik menulis jenis dan tentang apa saja, terutama fiksi, esai mengenai sastra, grafis, film, komik dan filsafat. Selain di blog ekakurniawan.com, Eka juga menulis di media massa, seperti Kompas, Media Indonesia, Majalah Tempo, Majalah Film F, Koran Tempo, Esquire Indonesia, Femina, dan lain-lain (bisa dilihat di ekakurniawan.net). Latar belakang pendidikan Ekaadalah filsafat (dari Universitas Gadjah Mada) dan desain grafis (dari Visi Art & Graphic Design School), keduanya di Yogyakarta. Selain menulis, Eka juga mengerjakan beberapa proyek desain.