Dikirim 2-5 hari berikutnya SETELAH pembayaran diterima. (Senin s/d Jumat, kecuali hari libur)
Sinopsis
Di tengah krisis identitas, polarisasi politik, radikalisme agama, dan derasnya arus globalisasi, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan kerap direduksi menjadi sekadar mata kuliah normatif. Buku ajar ini hadir untuk melampaui pendekatan tersebut dengan menempatkan Pancasila sebagai pandangan hidup, fondasi etis, dan rumah bersama bangsa Indonesia yang majemuk.
Disusun secara sistematis dan argumentatif, buku ini mengkaji Pancasila dari perspektif historis, filosofis, konstitusional, dan keislaman. Pembahasan mencakup proses perumusan Pancasila sejak BPUPKI, Piagam Jakarta, hingga konsensus final NKRI, serta mengulas secara kritis isu-isu kontemporer seperti tuduhan Pancasila bertentangan dengan Islam, ekstremisme ideologis, oligarki politik, ketimpangan sosial, dan tantangan geopolitik global. Pancasila dipahami sebagai jalan tengah yang bermartabat—bukan ideologi kompromistis, melainkan sintesis etis antara agama, negara, dan kemanusiaan.
Buku ini menegaskan pentingnya Pendidikan Pancasila di perguruan tinggi, termasuk kampus Islam, sebagai proyek etis dan kewargaan yang membentuk mahasiswa menjadi warga negara yang beriman, rasional, demokratis, dan bertanggung jawab. Dengan bahasa akademis yang mengalir dan mudah dipahami, buku ini relevan sebagai buku ajar PTN sekaligus bacaan reflektif bagi siapa pun yang peduli pada masa depan Indonesia.
BAB 1 PENDAHULUAN: PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DI ERA KEKINIAN 1
Dasar Pemikiran 1
Tuduhan-tuduhan terhadap Pancasila: Bertentangan dengan Islam, Sekularisasi, dan Tuduhan Kelompok Ekstrem 4
Urgensi Pancasila sebagai Jalan Tengah 8
Pancasila sebagai Instrumen Persaudaraan Kebangsaan 12
Tujuan, Manfaat, dan Sistematika Penulisan Buku Ini 16
BAB 2 HAKIKAT PANCASILA SEBAGAI DASAR DAN IDEOLOGI NEGARA 21
Definisi Pancasila Menurut Konstitusi dan Akademik 21
Pancasila sebagai Filsafat Hidup Bangsa 24
Perbedaan Pancasila dengan Ideologi Lain (Liberalisme, Sosialisme, Teokrasi) 28
Pancasila sebagai Ideologi Terbuka 31
BAB 3 KEWARGANEGARAAN DAN IDENTITAS NASIONAL 37
Konsep Kewarganegaraan dalam UUD 1945 37
Identitas Nasional Dalam Konteks Pluralitas Indonesia 42
Hubungan antara Warga Negara, Negara, dan Konstitusi 45
Tanggung Jawab Warga Negara di Era Global 49
BAB 4 PANCASILA DALAM PERSPEKTIF ISLAM 57
Pandangan tokoh-tokoh Islam tentang Pancasila 57
Dalil Al-Qur’an dan Hadis yang Sejalan dengan Nilai-nilai Pancasila 61
Konsep Dār al-‘Ahd wa al-Syahādah (Negeri Perjanjian dan Kesaksian) 66
Relevansi Pancasila dengan Konsep Islam Wasathiyyah 70
BAB 5 TUDUHAN PANCASILA BERTENTANGAN DENGAN ISLAM: SEBUAH KLARIFIKASI 75
Argumen Kelompok yang Menolak Pancasila 75
Klarifikasi Akademis dan Historis 78
Mengapa Pancasila Justru Selaras dengan Prinsip Islam (Keadilan, Musyawarah, Persatuan) 83
Pancasila sebagai Instrumen Persaudaraan Kebangsaan 86
BAB 6 EKSTREM KIRI, EKSTREM KANAN, DAN ANCAMAN BAGI PANCASILA 93
Paham Komunisme, Sosialisme, dan Pengaruh Ekstrem Kiri 93
Fundamentalisme Sempit dan Radikalisme Agama (Ekstrem Kanan) 97
Pancasila sebagai Jalan Tengah Melawan Ekstremisme 101
Tantangan Baru Ideologi Transnasional 105
BAB 7 SEJARAH LAHIRNYA PANCASILA: DARI BPUPKI KE PPKI 111
Sidang BPUPKI dan Gagasan Dasar Negara 111
Perdebatan Ideologis dan Kompromi Politik 115
Pancasila sebagai Konsensus Kebangsaan 119
Peran Tokoh Bangsa dalam Perumusan Pancasila 122
BAB 8 PIAGAM JAKARTA DAN PERUBAHAN SILA PERTAMA 129
Isi Piagam Jakarta (22 Juni 1945) 129
Tujuh Kata “Dengan Kewajiban Menjalankan Syariat Islam bagi Pemeluk-pemeluknya” 132
Tuntutan Indonesia Timur dan Catatan Sejarah Peran Jepang 136
Kritik: Bukti Lemahnya Narasi Jepang sebagai Alasan Penghapusan 139
Mengapa Kompromi Ini Menjadi Fondasi Persatuan Bangsa? 141
BAB 9 PANCASILA SEBAGAI JALAN TENGAH DALAM KEBERAGAMAN 147
Teori Jalan Tengah dalam Politik (Al-Wasathiyyah) 147
Pancasila sebagai Titik Temu Semua Golongan 150
Relevansi untuk Mengelola Perbedaan di Indonesia 153
Pancasila sebagai Solusi Konflik Sosial-Keagamaan 157
BAB 10 NILAI KETUHANAN DALAM PANCASILA 163
Sila Pertama dalam Perspektif Agama-agama di Indonesia 163
Pandangan Ulama tentang “Ketuhanan Yang Maha Esa” 167
Penegasan Bahwa Sila Ini Tidak Menafikan Islam 171
Tantangan Sekularisasi dan Ateisme Modern 174
4.1. Sekularisasi dan Ateisme Modern: Latar Belakang Historis dan Intelektual 176
4.2. Dampak Sekularisasi terhadap Kehidupan Beragama di Era Modern 177
4.3. Respons terhadap Tantangan Sekularisasi dan Ateisme Modern 178
BAB 11 NILAI KEMANUSIAAN DALAM PANCASILA 181
Prinsip Keadilan dan Peri Kemanusiaan 181
Keselarasan dengan Islam: Konsep Rahmatan lil-‘Alamin 185
Kemanusiaan Universal sebagai Jembatan Antar-agama 189
Pancasila sebagai Basis Etika Global 192
BAB 12 NILAI PERSATUAN DALAM PANCASILA 199
Bhinneka Tunggal Ika sebagai Fondasi Kebangsaan 199
Tantangan Separatisme dan Intoleransi 203
Konsep Ukhuwah Wathaniyyah dalam Islam 206
Peran Generasi Muda Menjaga Persatuan Bangsa 210
BAB 13 NILAI KERAKYATAN DALAM PANCASILA 215
Demokrasi Musyawarah dalam Islam 215
Relevansi Sila Keempat dengan Konsep Syūrā 219
Bahaya Oligarki dan Politik Transaksional 223
Partisipasi Rakyat sebagai Roh Demokrasi Pancasila 227
BAB 14 NILAI KEADILAN SOSIAL DALAM PANCASILA 233
Konsep Keadilan dalam Islam (al-‘Adl) 233
Pancasila sebagai Basis Welfare State (Negara Kesejahteraan) 237
Ketimpangan Sosial dan Tanggung Jawab Negara 241
Keadilan Sosial dan Etika Kebijakan Publik 244
BAB 15 PANCASILA, UUD 1945, DAN NKRI 249
Hubungan Pancasila dengan Konstitusi 249
Pancasila sebagai Roh UUD 1945 252
NKRI sebagai Konsensus Final Kebangsaan 256
Tantangan Menjaga NKRI di Tengah Geopolitik Global 259
BAB 16 PANCASILA SEBAGAI RUMAH BERSAMA BANGSA 265
Rekonstruksi Ulang Narasi Kebangsaan 265
Pancasila sebagai Sintesis Agama, Negara, dan Kemanusiaan 269
Pendidikan Pancasila sebagai Proyek Etis dan Kewargaan 273
Peneguhan NKRI sebagai Amanat Sejarah dan Moral