Belbuk.comtoko buku onlineBuku Original021-4202857
Cara PembelianTestimoniPusat BantuanTentang KamiHubungi Kami
Buku    Pendidikan & Keguruan    Pendidikan

Pendidikan Karakter Dalam Metode Aktif, Inovatif & Kreatif

Berat 0.25
Tahun 2012
Halaman 248
ISBN 9786027596313
Penerbit Erlangga
Sinopsis          Buku Sejenis
 
Stok Sedang Kosong
Stok Buku sedang kosong. Apakah Anda ingin diberitahu pada saat stok sudah tersedia?
4

Pelanggan yang Membeli Buku Ini Juga Membeli Buku Berikut:

Penelitian Tindakan Kelas (Edisi Revisi)
Suharsimi Arikunto
Rp89.000
Teori Motivasi dan Pengukurannya: Analisis di Bidang Pendidikan
Hamzah B. Uno
Rp48.000
Pendidikan Moral dan Budi Pekerti Dalam Perspektif Perubahan
Nurul Zuriah
Rp95.500
Ekonomi Makro Islami (Edisi 3)
Adiwarman Azwar Karim
Rp130.000
Lainnya+   

Sinopsis

Lebih baik kita menghibur dan berharap siswa belajar, daripada mengajar dan berharap siswa terhibur adalah kutipan yang inspiratif bagi setiap guru yang ingin menyajikan proses pembelajaran yang aktif, kreatif, dan inovatif. Di tengah mengemukanya wacana pendidikan karakter dan semakin banyaknya referensi yang berisi konsep dan teorinya, buku ini adalah jawaban untuk menjawab betapa mudahnya menyajikan pendidikan karakter dengan cara yang unik dan tidak membosankan.

Retno Listyarti adalah seorang guru, penulis, dan aktivis pendidikan yang memiliki pengalaman menarik yang akan dibagi kepada Anda tentang pendidikan karakter yang membuat siswa merasa sekolah sebagai zona nyaman mereka. Selain memuat teori dan 23 model pembelajaran pendidikan karakter, buku ini merupakan referensi bagi guru pertama yang berisikan materi-materi pendidikan antikorupsi yang kini gencar dikampanyekan oleh pemerintah. Kepiawaian penulis dalam mengangkat isu-isu sosial di sekitar kita membuat buku ini memiliki nilai lebih bagi setiap pembacanya.

Perempuan kelahiran Jakarta, 24 Mei 1970 ini dikenal gigih menggugat berbagai kebijakan pendidikan yang dianggapnya melenceng dari tujuan negara. Ia tak ragu berdiri di depan untuk pendidikan yang dianggapnya tidak pro rakyat dan melanggar hak-hak peserta didik. Pengajar Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di salah satu SMA unggulan di Jakarta ini aktif menulis sejak bangku kelas 2 SMA. Selain menulis buku, artikel-artikelnya yang bertema pendidikan pernah dimuat oleh sejumlah media massa nasional seperti Koran Tempo dan Republika. Ia sering menjadi narasumber mengenai isu-isu pendidikan di sejumlah stasiun televisi nasional. Konsistensinya dalam menyuarakan pendidikan, membuat Retno diganjar berbagai apresiasi seperti penghargaan Pejuang Antikorupsi dari ICW (2011), Pemenang Citisucces Fund yang diselenggarakan Yayasan Hope-City Bank (2004), Penerima Award Internasional Toray Foundation Jepang dalam bidang sains (2004).
(Kembali Ke Atas)
Advertisement:
(Kembali Ke Atas)