Pemijahan gurami metode Pkolam terpal air dangkal pertama kali diperkenalkan oleh Soimun, seorang pembenih gurami dari Purbalingga. Dalam kurun waktu 3 tahun, dirinya mampu memanen telur gurami dengan hatching rate mencapai 98%. Bermodalkan 6 pasang induk yang dipijahkan, dalam 1 bulan dirinya bisa memanen 6—10 buah sarang telur yang berisikan 2.500—3.000 butir telur/sarang. Bahkan, untuk induk bobot di atas 3 kg, bisa menghasilkan 7.500 butir telur.
Keunggulan Pembenihan Gurami Metode Kolam Terpal Air Dangkal
Hemat waktu, hanya membutuhkan waktu 2—3 hari untuk membuat kolam. Hemat air 70% dibandingkan metode konvensional Biaya investasi dan opersionalnya jauh lebih murah dibandingkan dengan kolam konvensional. Perawatannya sederhana dan pemanenan telur mudah dilakukan Pengontrolan kolam dari serangan hama mudah dilakukan.