|
Abad Badruzaman
IAIN Tulungagung Tulungagung, Jawa Timur
|
1 s.d. 4 (dari 4 ulasan)
 |
Menggebrak! Itu kesan saya tentang buku ini. Ya, menggebrak nalar untuk "mempertanyakan" kembali apa yang selama ini sudah mapan dalam pemahaman tentang Islam, Al-Qur`an, Sirah, dan ekspansi wilayah Islam. Sangat direkomendasikan bagi para dosen, mahasiswa dan pegiat diskursus seputar sejarah Islam dan al-Qur`an.
|
 |
Karya bagus dan praktis bagi peminat kajian ke-Qur`an-an. Buku ini sejatinya merupakan kajian tafsir dengan pendekatan tematik; beberapa tema dalam al-Qur`an dikupas cukup mendalam lewat kaca-mata kekinian.
|
 |
Sebuah karya serius tentang salah satu tokoh besar Muslim dalam bidang sufisme. Di alam sekarang yang sudah sangat hedonis, pendekatan pemahaman keagamaan bernuansa sufisme merupakan salah-satu tawaran yang harus dipertimbangkan. Lewat Izutsu kita dibawa menyelami kedalaman pemikisan sufisme Ibn 'Arabi dan kita akan sadar bahwa pemikirannya Ibn 'Arabi tidak kehilangan relevansinya di alam kekinian. Bahkan, seperti telah disinggung, kita merasakan pentingnya membumikan pemikiran-pemikiran beliau.
|
 |
Menurut saya, ini merupakan karya tafsir al-Qur`an modern terbaik yang ditulis oleh orang Barat (Eropa). Ringkas, handy (praktis), sekaligus dapat menyampaikan makna Kitab Suci secara masuk akal (makes sense) serta relevan dengan konteks kekinian. Kajinnya mendalam, merujuk pada tafsir-tafsir tradisional yang muktabar, berdasar atas penelitian bertahun-tahun atas tafsir tradisional, hadis, sejarah Nabi, bahkan Bibel. Penulisnya (Muhammad Asad) bersikap rasional dalam membaca dan memahami ayat-ayat Quran. Asad telah melontarkan pandangan-pandangan yang lebih memungkinkan bagi perumusan ajaran-ajaran Islam yang progresif dan terbuka tapi tetap otentik.
|
|