“Aku butuh bedak. Dan gincu,” gumam Sri. Bawon menggulingkan badannya hingga bisa menatap mbakyunya yang masih mematut-matut diri di depan cermin lemari. “Emakku tidak cantik, ya?” tanya Bawon. “Tidak tahu. Jangan ingat-ingat emakmu, apalagi bapakmu. Orang gila mereka.”