Nurani Soyomukti& Happy Nurwidiamoko telah membukakan mata dan hati kita bahwa dominasi AS yang selama ini menjejali dun ia dengan paham kapitalisme-neoliberalismenya, telah nyata-nyata saat ini mulai gagal untuk menghadirkan kesejahteraan bagi rakyatnya sendiri apalagi rakyat dunia. Propaganda AS tentang kapitalisme-neoliberalismenya, tak ubahnya hanya sebuah retorika yang hanya dapat menyenangkan dan memperkaya sebagian orang, yang dalam hal ini adalah korporasi yang telah menjadi bagian dari pengusaha dan kekuasaan di AS.