Buku yang ditulis oleh seorang aktivis Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) yang sekaligus juga menjadi kolomnis dibeberapa surat kabar nasional maupun jurnal ilmiah ini membahas setidaknya tentang; Kebijakan Pengelolaan Pertambangan Tidak Pro Keadilan (kritik atas kebijakan Negara; baik tentang lingkungan, pertambangan, masyarakat dan kearifan lokal), Daya Rusak Pengelolaan Tambang Melahirkan Ketakutan Warga (praktik pertambangan di Indonesia; kejahatan pertambangan, daya rusak terhadap ekologi lingkungan, masyarakat adat), Kearifan Warga Dalam Memperlakukan Alam .