Dikirim 2-5 hari berikutnya SETELAH pembayaran diterima. (Senin s/d Jumat, kecuali hari libur)
Sinopsis
Perkembangan sains forensik, dinamika regulasi, serta kompleksitas perkara medikolegal dewasa ini menuntut pembaruan cara pandang kedokteran forensik dan regulasinya, yang tak lagi hanya sekadar menghafal norma tetapi juga bergerak menuju penalaran reflektif yang berbasis bukti, etik, dan keselamatan pasien.
Buku ini diterbitkan bukan hanya sebagai kompilasi pasal dan doktrin normatif, tetapi juga sebagai peta jalan praktis untuk berkolaborasi—dokter, jaksa, penyidik, advokat, hakim, akademisi, dan mahasiswa—dalam menautkan kebenaran ilmiah dengan kepastian hukum. Buku ini dirancang dan disusun dengan pendekatan yang membumi dan mudah dipahami, menjembatani norma hukum, standar profesi serta praktik forensik, agar pembaca tidak hanya memahami “apa” yang harus dilakukan, tetapi juga “mengapa” dan “bagaimana” melakukannya secara benar. Struktur penyusunannya juga dibuat untuk memudahkan pembaca menavigasi materi dari ruang praktik ke ruang pengambilan keputusan hukum di bidang kedokteran forensik.
BAB 1 KEDOKTERAN FORENSIK 1
Sejarah Perkembangan Kedokteran Forensik..1
Pengertian Kedokteran Forensik. 6
Ruang Lingkup Kedokteran Forensik 8
Objek Kedokteran Forensik 10
Tujuan dan Manfaat Kedokteran Forensik.15
BAB 2 PELAYANAN KEDOKTERAN UNTUK KEPENTINGAN HUKUM 25
Istilah dalam Pelayanan Kedokteran untuk Kepentingan Hukum. 25
Asas Nilai Pelayanan Kedokteran untuk Kepentingan Hukum..27
P rinsip Penyelenggaraan Pelayanan Kedokteran untuk Kepentingan Hukum.28
Bentuk Pelayanan Kedokteran untuk Kepentingan Hukum30xii
Pertanggungjawaban Dokter Forensik.40
Kode Etik dalam Kedokteran Forensik.44
BAB 3 TEMPAT KEJADIAN PERKARA (TKP) 51
Pengertian Tempat Kejadian Perkara (TKP), Tindakan Pertama di TKP, dan Pengolahan..51
Ruang Lingkup TKP 52
Tujuan Pemeriksaan TKP.. 53
Tata Cara Kerja Penanganan TKP..56
Model Olah TKP.60
BAB 4 IDENTIFIKASI KORBAN BENCANA MASSAL (DISASTER VICTIM IDENTIFICATION) 63
Pengertian Identifikasi Korban Bencana . 63
Prosedur Identifikasi Mengacu pada Prosedur DVI (Disaster Victim Identification) Interpol.65
Tujuan Identifikasi Korban Bencana Massal.. 67
Hambatan dan Kendala dalam Menerapkan Prosedur DVI68
Sidik Jari dan DNA..69
BAB 5 KEMATIAN 71
Pengertian Kematian.71
Klasifikasi Kematian Kepentingan Hukum.72
Jenis-jenis Kematian 73
Cara Kematian 75
Sebab Kematian 78
Tanda-tanda Kematian..80
Perubahan Sesudah Kematian82
BAB 6 LUKA 83
Pengertian Luka83
Ruang Lingkup luka..84
Waktu Terjadinya Luka85xiii
Jenis luka.86
Macam-macam Luka ..89
Kekerasan dalam Persetubuhan 91
Pemeriksaan Forensik dalam Kasus Kejahatan Terhadap Kesusilaan94
BAB 7 VISUM ET REPERTUM 97
Pengertian Visum et Repertum 97
Dasar Hukum Visum et Repetitum98
Pihak yang Berhak dan Cara Meminta Visum et Repertum100
Fungsi Visum Et Repertum104
Macam-macam Visum et Repertum.104
Syarat dan Isi Visum et Repertum.106
Hubungan Visum et Repertum dengan Kerahasiaan Kedokteran109
BAB 8 ASFIKSIA (MATI LEMAS) 115
Pengertian Asfiksia (Mati Lemas)115
Macam-macam Asfiksia116
Jenis-jenis Asfiksia ..117
Pembagian Gejala Asfiksia 120
Tanda-tanda Umum pada Jenazah Asfiksia ..121
Kasus yang Terkait dengan Asfiksía..121
BAB 9 AUTOPSI FORENSIK 131
Pengertian Autopsi dan Istilah..131
Dasar Hukum Autopsi Forensik .. 133
Macam-macam Bedah Mayat140
Pelaksanaan Autopsi Kedokteran Forensik . 144
Cara Autopsi . 145
Autopsi Ulang .148xiv
BAB 10 PROSEDUR PENGGALIAN MAYAT (EKSHUMASI) 149
Pengertian Penggalian Mayat (Ekshumasi).. 149
Dasar Hukum/Peraturan Ekshumasi untuk Kasus Pidana. 150
Pelaksanaan Penggalian Mayat (Ekshumasi).. 153
Prosedur Penggalian Mayat untuk Kepentingan Peradilan.. 153
Prosedur Penggalian Mayat (Ekshumasi) Bukan untuk Bukan Peradilan 157
BAB 11 PENGGUGURAN JANIN (ABORSI) 159
Pengertian Aborsi. 159
Dasar Hukum/Peraturan Aborsi..160
Jenis-jenis Aborsi. 166
Metode Aborsi..167
Penyebab Aborsi ..168
Faktor Penyebab Aborsi.. 169
Dampak dan Sanksi Hukum Akibat Aborsi 170
BAB 12 PEMBUNUHAN ANAK (INFANTICIDE) 173
Pengertian Pembunuhan Anak..173
Kriteria Pembunuhan Anak..174
Faktor Penyebab Pembunuhan Anak..176
Pemeriksaan Kasus Pembunuhan Anak ..177
Tanda Kekerasan pada Pembunuhan Anak (Infanticide)….178
Penerapan Sanksi Pidana Terhadap Pelaku Pembunuhan Anak (Infanticide).