Jalinan persahabatan sejati mengalir menembus batas-batas impian dan cinta. Namun, jalan tak selamanya lempang.Kerikil tajam dan jurang terjal harus dihadapi.Penulis dalam karya novelnya mencoba memberikan petunjuk kehidupan dengan potret yang digambarkan dalam novel ini sangat kekinian, fenomena ketidakjelasan dalam fase kehidupan manusia. Latar pesantren yang melekat pada penulis dan setting membedakan novel ini dengan yang lain.