"Meski terlahir sebagai anak yatim, Imam Hambali memiliki semangat pantang menyerah dalam mencari ilmu. Ia memulai pendidikannya di kota kelahirannya, Bagdad. Kemudian berlanjut ke Kota Kufah, Basrah, Makkah, Madinah, Yaman, Syam, dan Jazirah Arab. Akhirnya, Imam Hambali pun menjadi ahli hadis sekaligus ahli fikih terkenal yang sangat dihormati dan disegani. Saat usianya mulai senja, Imam Hambali harus menerima pahitnya hukuman penjara yang diberikan Khalifah Al-Ma’mun akibat kebenaran yang dipertahankannya. Apakah kebenaran yang dipertahankan Imam Hambali di hadapan pemerintah itu? Cari tahu jawabannya dalam buku ini, yuk!"