Iklan politik, sebagaimana dikemukakan dengan menarik dalam buku ini, tidak ada bedanya dengan iklan komersial, yang di dalamnya antara gemerlap citra-citra yang ditampilkan dan realitas yang sesungguhnya terdapat jurang yang dalam. Citra-citra yang ditampilkan dan realitas yang sesungguhnya terdapat jurang yang dalam. Citra-citra tentang ‘cinta rakyat kecil ‘, ‘peduli orang miskin’, ‘sahabat petani’, ‘peduli pendidikan’, atau pembela nurani bangsa tak lebih dari citra-citra indah dan meyilaukanm yang berputar-putar di dalam ruang pertandaan semiotic (the semiotic space), tetapi tak pernah mneyentuh dan direalisasikan dalam dunia kehidupan nyata. Dengan buku “Iklan Politik dalam Realitas Media” dari sumbo Tinarbuko ini, kita akan mendapatkan gambaran lengkap, pembahasan yang tuntas, dan pisau bedah yang tajam tentang iklan politik, sampah visual, dan pelanggaran kampanye pemilu yang terjadi selama ini. Tidak lupa juga buku ini memberikan solusi ang tepat untuk menciptakan kampanye iklan politik yang baikdan jujur di masa yang akan datang, sehingga tidak berisi janji surga melulu dan cenderung menipu rakyat dengan memanipulasi data. …………