Sinopsis
Dalam beberapa dekade terakhir, dunia pendidikan menghadapi tantangan signifikan akibat perubahan paradigma pembelajaran yang bergeser dari teacher-centered learning menuju learner-centered learning. Perubahan tersebut menuntut adanya strategi pembelajaran yang mampu menggugah kesadaran belajar, menumbuhkan motivasi intrinsik, serta mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Konsep Deep Learning dengan pendekatan Meaningful Learning, Mindful Learning dan Joyful Learning hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut, dengan menekankan pentingnya keterhubungan antara aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik peserta didik.
Buku ini disusun berdasarkan kajian teoretis dan empiris yang komprehensif, disertai refleksi praktik pendidikan di lapangan. berharap karya ini dapat menjadi referensi bagi pendidik, mahasiswa, peneliti, serta pemerhati pendidikan dalam memahami dan menerapkan strategi pembelajaran yang bermakna, sadar, dan menyenangkan.
Daftar Isi
BAB 1 KONSEP DASAR PEMBELAJARAN 1
1.1 Pengertian Pembelajaran 1
1.2 Tujuan dan Hakikat Pembelajaran 9
1.3 Komponen-Komponen dalam Pembelajaran 17
1.4 Antara Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran 21
1.5 Transformasi Pembelajaran Tradisional dari Low Order Thinking Skill (LOTS) Menuju Pembelajaran Higher Order Thinking Skill (HOTS) 24
BAB 2 PRINSIP PEMBELAJARAN BERMAKNA DAN MENYENANGKAN 31
2.1 Definisi Pembelajaran Bermakna (Meaningful Learning) 31
2.2 Pembelajaran yang Menyenangkan: Teori dan Praktik 44
2.3 Peran Guru dalam Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) 45
BAB 3 PEMBELAJARAN DI ERA SOCIETY 5.0 57
3.1 Kompetensi Utama Abad ke-21 (4C: Critical Thinking, Creativity, Collaboration, Communication) 57
3.2 Literasi Baru: Digital, Data, dan Human Literacy 62
3.3 Profil Pelajar Abad ke-21 66
3.4 Tantangan dan Peluang Guru dalam Era Society 5.0 74
BAB 4 PARADIGMA BARU DALAM PEMBELAJARAN 101
4.1 Perubahan Paradigma Behavioristik ke Konstruktivistik 101
4.2 Student-Centered Learning sebagai Paradigma Baru 109
4.3 Peran Teknologi dalam Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) 127
BAB 5 PENDEKATAN PEMBELAJARAN MENDALAM(DEEP LEARNING) 131
5.1 Apa Itu Deep Learning dalam Konteks Pendidikan 131
5.2 Perbedaan Surface Learning, Rote Learning, dan Deep Learning 148
5.3 Konsep Mindful Learning: Kesadaran dan Refleksi dalam Pembelajaran 155
5.4 Hakikat Joyful Learning 157
5.5 Strategi Pembelajaran yang Mendorong Deep Learning 160
5.6 Metode dan Teknik: Problem-Based Learning, Inquiry Learning, Project-Based Learning 165
BAB 6 MODEL DAN STRATEGI PEMBELAJARAN MENDALAM (DEEP LEARNING) 167
6.1 Metode Berbasis Proyek (Project-Based Learning) 167
6.2 Problem-Based Learning (PBL) 169
6.3 Discovery Learning 174
6.4 Inquiry Learning (Inquiry-Based Learning) 175
BAB 7 TEORI-TEORI PENDUKUNG PENDEKATAN PEMBELAJARAN MENDALAM (DEEP LEARNING) 179
7.1 Teori Konstruktivisme (Vygotsky, Bruner) 179
7.2 Teori Belajar Humanistik (Maslow, Rogers) 190
7.3 Teori Belajar Kognitifistik (Jean Piaget, David Ausubel, Robert Gagné) 195
7.4 Teori Neurosains dan Kecerdasan Majemuk 209
BAB 8 MENGEMBANGKAN PENGALAMAN BELAJAR YANG MENDALAM 211
8.1 Hakikat Pengalaman Belajar 211
8.2 Pengalaman Belajar dalam Deep Learning 219
8.3 Prinsip-prinsip Pengalaman Belajar yang Efektif 225
8.4 Strategi Implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dalam Kurikulum Merdeka 230
8.5 Penilaian atau Asesmen dalam Pengalaman Belajar Mendalam