
Dan Brown adalah penulis Amerika Serikat yang lahir pada 22 Juni 1964 di Exeter, New Hampshire. Ia dikenal luas sebagai pencipta serial thriller Robert Langdon yang memadukan sejarah, seni, simbolisme, agama, dan teori konspirasi dalam plot yang cepat dan penuh teka-teki.
Putra seorang guru matematika dan seorang organis gereja, Brown tumbuh di lingkungan kampus sekolah persiapan Phillips Exeter Academy. Sejak kecil ia sudah tertarik pada hubungan paradoks antara sains dan agama, tema yang kelak menjadi tulang punggung karya-karyanya. Setelah lulus dari Amherst College pada 1986, ia sempat mencoba karier sebagai penulis lagu di California, namun tidak berhasil. Ia kemudian kembali ke Exeter dan mengajar bahasa Inggris serta penulisan kreatif.
Ketertarikan Brown pada organisasi intelijen dan kode muncul setelah agen Secret Service datang ke sekolahnya untuk menginterogasi seorang siswa yang bercanda tentang membunuh presiden melalui email. Pengalaman itu menginspirasi novel pertamanya, Digital Fortress (1998). Menyusul kemudian Angels & Demons (2000) yang memperkenalkan tokoh Robert Langdon, profesor simbologi dari Harvard, lalu Deception Point (2001).
Kesuksesan besar datang pada 2003 dengan terbitnya The Da Vinci Code. Novel ini menjadi salah satu buku terlaris sepanjang masa, terjual puluhan juta eksemplar, diterjemahkan ke puluhan bahasa, dan memicu perdebatan sengit di seluruh dunia. Serial Robert Langdon berlanjut dengan The Lost Symbol (2009), Inferno (2013), Origin (2017), dan The Secret of Secrets (2025). Secara keseluruhan, karya-karyanya telah terjual lebih dari 250 juta eksemplar di 56 bahasa.
Brown pernah dinobatkan sebagai salah satu dari 100 Orang Paling Berpengaruh di Dunia oleh majalah Time. Novel-novelnya tidak hanya mendominasi daftar bestseller, tetapi juga mendorong minat publik terhadap sejarah seni, simbolisme, dan destinasi wisata seperti Paris serta Roma. Ia kini tinggal di New England dan terus menulis thriller yang memancing rasa ingin tahu sekaligus kontroversi.