Sinopsis
Kau tahu, kenapa orang menikah selalu mendapat ucapan “Selamat Menempuh Hidup Baru”?
Karena mereka harus meninggalkan orang-orang yang pernah mereka cintai di masa lalu.
***
Perjanjian konyol itu merusak semua cita dan anganku.
Sungguh, tak pernah aku bermimpi akan bersanding denganmu di pelaminan.
Ditambah lagi menghabiskan hidup hingga tua bersamamu.
Bagiku, kau tidak lebih dari sekadar sahabat yang sangat baik,
yang setia menjadi pendengar kisah suka dukaku,
yang punya bahu kuat untuk kusandarkan kepalaku dengan mata sembab karena tangis,
dan yang selalu menjadi penyemangat untukku jalani hidup.
Haruskah aku seorang Halya menyerah pada fakta?
Seperti katamu, sahabatku Raka .... Komitmen itu seharusnya dipertahankan, bukan dilepaskan.
Tapi yakinkah juga dirimu, kita akan sanggup bertahan?
---------------
TENTANG PENULIS
RHEIN FATHIA percaya bahwa siapa yang bahagia di dunia, dia akan bahagia di akhirat. Karena itu, dia selalu berupaya menjalani hari-hari yang menyenangkan dengan cara bersyukur dan melakukan hal-hal disuka. Seperti menulis, backpacking murah meriah, mengeksplor tempat baru, melihat langit malam, atau berdiskusi tentang astronomi di Himpunan Astronomi Amatir Jakarta.
Namun, sifat moody dalam dirinya ternyata cukup berpengaruh pada apa-apa yang disuka dan secara kasat mata tampak tidak konsisten. Contohnya, gadis kelahiran 13 Juni 1987 ini pernah kuliah di Universitas Indonesia, jurusan Fisika, konsentrasi Nuklir Partikel. Kemudian, sekarang malah menjadi mahasiswa pascasarjana di Institut Teknologi Bandung, jurusan Magister Bisnis, konsentrasi Creative & Cultural Entrepreneurship. Tidak nyambung, tapi yang penting baginya, hal itu menyenangkan dan menambah banyak pengetahuan.
Hobinya menulis sudah ada sejak SD di buku diary alias tukang curhat, yang ternyata berkembang hingga bisa menerbitkan novel Jadian 6 Bulan, Jalan Menuju Cinta-Mu, dan menjadi Juara 1 Lomba Qanita Romance dari Penerbit Mizan.
*Untuk bukunya sendiri, sudah dibuatkan akun twitter oleh penulis @couplove.