Belbuk.comtoko buku onlineBuku Original021-4202857

Ulasan Buku Catatan Seorang Demonstran oleh Soe Hok Gie

1 s.d. 10 (dari 21 ulasan)
Ilham Satyabudi, 13/08/2012
4 dari 5 Bintang!
Urgently needed untuk semua mahasiswa !!!

Buku ini memberi pencerahan mengenai "peran" mahasiswa yg sebenarnya.
Bagamana mahasiswa jaman dulu sangat aktif dalam mengkritisi pemerintah dan menjadi "wakil" rakyat kecil dengan tidak melupakan tugasny utk belajar.

Sebagai mahasiswa, jadilah idealis ! Lebih baik diasingkan dari pada menyerah pada kemunafikan !
Apakah ulasan ini membantu?
Ya
 
Tidak
Haerul Hamka, 19/10/2013
5 dari 5 Bintang!
Setelah membaca buku ini saya selalu bersemangat sebagai pemuda indonesia, saya selalu termotivasi dari pemikiran pemikiran soe hok gie tentang nasionalisme. Buku inilah yang membuat saya tergila-gila untuk selalu saja mendaki dan bersahabat dengan alam. Buku yang sangat luar biasa
Apakah ulasan ini membantu?
Ya
 
Tidak
Yordan Sutanto, 24/11/2013
5 dari 5 Bintang!
Saya belum selesai bacanya (baru 1/4), namun lewat buku ini saya jadi bisa memahami pemikiran2 Soe Hok Gie, at least waktu dia masih SMP dan SMA (soalnya belum sempet baca pas dia udah mahasiswa). Recommended untuk yang ingin belajar berpikir secara intelektual, berpikir mengenai kondisi dan nasib bangsa ini. Buku ini sungguh terang menggambarkan pemikiran2 & sosok seorang Soe Hok Gie.
Apakah ulasan ini membantu?
Ya
 
Tidak
Anhar Prasetiawan, 26/07/2016
5 dari 5 Bintang!
Sastra indonesia yang wajib dibaca.
1 dari 1 orang menilai ulasan ini membantu
Apakah ulasan ini membantu?
Ya
 
Tidak
Tasya A, 15/02/2014
5 dari 5 Bintang!
mendidik sekali karena banyak nilai2 yg bisa dipetik, bagus untuk generasi muda.
Apakah ulasan ini membantu?
Ya
 
Tidak
Dian Meilinda, 20/02/2015
4 dari 5 Bintang!
Membaca buku ini seperti meraba kehidupan mahasiswa Jakarta, khususnya UI, di tahun 60-an. Apa yang ditulis Hok-Gie di sini itu... mahasiswa banget. Meski dia mulai menulis buku hariannya sejak SMP, namun porsi terbanyak dalam buku ini ditulis ketika masa-masa ia menjadi mahasiswa dan aktivis di Fakultas Sastra UI. Hok-Gie menuliskan berbagai kegiatannya sehari-hari, pergi ke sana, diskusi ke sini, nonton film ini, mengarang ini, namun sering juga ia menulis buah pemikirannya tentang kondisi negeri dan kritik-kritik terhadap berbagai nama.

Dalam edisi ini, seperti memang telah dituliskan, banyak teks yang dipotong dari buku harian asli milik Hok-Gie. Hal ini agak mengecewakan saya. Penyensoran itu dilakukan karena dianggap terlalu gamblang menunjuk tokoh tertentu, dan pihak penerbit tidak mau mengambil risiko menerbitkan tulisan yang mereka anggap "tidak terkonfirmasi". Tentu, karena semua yang ada dalam buku ini adalah buah pemikiran Hok-Gie sendiri.
Kita bisa melihat betapa kerasnya Hok-Gie dalam memegang prinsip-prinsip hidupnya, bagaimana lurusnya dia menjalani kesehariannya. Namun karena ia juga menceritakan kisah percintaannya dengan beberapa wanita, saya rasa bagian itu menunjukkan bahwa Hok-Gie juga "manusia biasa, mahasiswa pada umumnya" yang bisa galau karena cinta.. ahai :3

Saya melihat dia sebagai sosok yang patut dikagumi karena keteguhan, kejujuran dan keberaniannya...yang sangat jarang ada dalam manusia jaman sekarang, terutama di Indonesia.
2 dari 2 orang menilai ulasan ini membantu
Apakah ulasan ini membantu?
Ya
 
Tidak
Arief Budiman, 03/08/2013
5 dari 5 Bintang!
Catatan yg sangat penting dari seorang Soe Hok Gie, direkomendasikan untuk semua kalangan terutama mahasiswa, agar pikiran bisa lebih kritis dan tidak menjadi apatis.
Apakah ulasan ini membantu?
Ya
 
Tidak
David Chalid, 03/01/2019
5 dari 5 Bintang!
bukunya bagus
Apakah ulasan ini membantu?
Ya
 
Tidak
Ambarwati, 10/09/2024
5 dari 5 Bintang!
Bagus Sekali
Apakah ulasan ini membantu?
Ya
 
Tidak
  1   
2
  
3
   
»
 
Advertisement:
Advertisement:
Soe Hok Gie
Rp65.000